Jakarta, BriliaNews.com – Untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah khususnya disektor Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), Asosiasi Pabrikan Modul Surya Indonesia (APAMSI) menyelenggarakan kegiatan Sharing Session yang bertajuk “Industri Solar PV Nasional Mendukung Kemandirian dan Ketahanan Energy Indonesia”, Rabu (20/12/2023).
Di hari yang sama juga diselenggarakan Musyawarah Nasional APAMSI ke 3.
Acara ini dihadiri oleh Dirjen EBTKE Kementerian ESDM Republik Indonesia, Dirjen ILMATE Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dan Dewan Energi Nasional (DEN) serta pejabat pemerintahan dan asosiasi lainnya.
Dalam sharing session tersebut dibahas tentang peluang bagi Industri Tenaga Surya dalam memberikan peran yang signifikan.
Dengan adanya arah kebijakan energi nasional, program pembangunan kelistrikan nasional, regulasi penggunaan produk TKDN, serta penguatan industry dalam negeri modul surya, pemerintah menjadi kunci penting dalam keberlanjutannya.
Pada kesempatan tersebut, SEI yang merupakan anak perusahaan Len dengan core bisnis di Bidang Energi Baru Terbarukan, turut hadir mewakili PT Len Industri (Persero).
Plt Direktur Utama PT Surya Energi Indotama (SEI), I Made Sandika menjelaskan visi misi khususnya dalam segmen Pemilihan Ketua Baru pada Musyawarah Nasional Apamsi ke 3, yang mana pada akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum APAMSI periode 2024 – 2027.
I Made Sandika melanjutkan tongkat estafet dari Linus M. Andor Sijabat, yang sebelumnya merupakan salah satu jajaran Direksi Len.
Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum APAMSI, I Made menyatakan kesiapannya dalam membangun APAMSI, untuk menjadi Industri Modul Surya Nasional yang unggul, solid, handal, berkelanjutan dan terpercaya di Indonesia.
Pihaknya kata dia akan mengusung inisiatif strategi ‘SIAP’ yang terdiri dari Selaraskan Komitmen Integrasi Stakeholder, Akselerasi Program dan Pastikan sasaran.
Melalui inisiatif strategi ini, Made optimis untuk meningkatkan kemampuan Asosiasi, dalam mendukung Kemandirian Industri Dalam Negeri.
”Sebagai bagian dari Len Industri, SEI akan turut memberikan kontribusi bersama dengan anggota APAMSI lainnya, sebagai bagian dari rantai industry global sehingga diharapkan anggota – anggota APAMSI inilah yang akan menjadi pemenang di pasar Dalam Negeri,” tegasnya.
APAMSI yang didirikan tahun 2010, beranggotakan 14 perusahaan, salah satunya adalah PT Len Industri (Persero). Adapun total kapasitas produksi keseluruhan Perusahaan sekitar 1 Giga Watt Peak per tahun.
“Didirikannya APAMSI adalah untuk memperkuat industri nasional, kemandirian dan ketahanan energi Indonesia, khususnya dalam mendukung Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan di Indonesia,” pungkasnya.
Pewarta : Adi
Editor : Sri






