Arab Saudi: Lebih dari 1.000 Orang Wafat Pada Ibadah Haji Tahun 2024

Kairo, Arab Saudi, BriliaNews.com – Lebih dari 1.000 orang wafat pada Ibadah Haji di Arab Saudi tahun 2024 ini.

Dikutip dari Associated Press, lebih dari setengahnya merupakah jamaah haji asal Mesir.

Hal tersebut disampaikan oleh pejabat Kabinet Arab Saudi, Minggu (23/6/2024), dengan syarat anonimitas karena beliau tidak berwenang untuk memberikan keterangan pers.

Pemerintah Mesir mengungkapkan, pada Ibadah Haji 2024, ada 31 jamaah haji resmi yang dinyatakan meninggal karena sakit keras, tetapi tidak memberikan jumlah resmi untuk jamaah haji lainnya.

Namun demikian, kata pejabat Kabinet tersebut, setidaknya ada 630 jamaah haji asal Mesir yang meninggal saat Ibadah Haji, sebagian besar dilaporkan dari Komplek Darurat di lingkungan Al-Muaisem di Mekkah.

Pemerintah Arab Saudi telah menindak tegas para peziarah yang tidak berijin, mengusir lebih dari puluhan ribu orang. Walau begitu, masih banyak peziarah, yang umumnya berasal dari Mesir, berhasil masuk ke tanah suci dan sekitaran Mekah, yang sebagian menempuhnya dengan berjalan kaki.

Baca Juga  Indonesia Tahun 2023 ini Dapat Tambahan Quota Jemaah dan Petugas Haji

Tidak seperti jamaah haji resmi, mereka tidak memiliki hotel untuk berlindung dari udara panas.

Berdasarkan keterangan resmi dari Pemerintah Arab Saudi, 16 travel agen gagal memberikan fasilitas yang wajib diberikan kepada jamaah haji.

Korban meninggal termasuk 165 jamaah dari Indonesia, 98 orang dari India, dan belasan lainnya dari Yordania, Tunisia, Morocco, Algeria, dan Malaysia. Dua orang jamaah haji asal Amerika Serikat juga dinyatakan meninggal.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab banyaknya korban. Akan tetapi, sebagian jamaah seperti dari Yordania maupun Tunisia, menyalahkan tingginya suhu udara.

Baca Juga  Tahun Politik, Ridwan Kamil Ajak Ulama dan Tokoh Masyarakat Kota Banjar Jaga Kondusivitas

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengungkapkan, dalam Ibadah Haji tahun ini, rata-rata temperatur udara berkisar antara 46 – 49 derajat Celcius di Mekkah maupun di area suci baik di dalam maupun di sekitar kota.

Kematian adalah hal yang tidak aneh selama perjalanan Ibadah Haji, dimana hampir 2 juta orang mengunjungi Arab Saudi untuk melakukan ziarah selama lima hari.

Tidak hanya itu, dalam sejarah Ibadah Haji juga terdapat insiden terkait pandemi mematikan maupun berdesak-desakannya para jamaah.

Insiden saat Ibadah Haji dengan korban terbanyak adalah insiden tahun 2015, dimana terdapat korban meninggal sebanyak lebih dari 2.400 jamaah akibat sesak nafas dan terinjak dikarenakan terlalu banyaknya orang. 

Editor  : Adi