Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Len Industri (Persero), Holding BUMN Industri Pertahanan, berkomitmen penuh memperkuat pertahanan udara Indonesia.
Salah satu langkah strategis yang tengah dilakukan, adalah menyiapkan 13 unit Radar Ground-Controlled Interception (GCI), yang memiliki teknologi canggih.
Hal itu dalam upaya memenuhi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, yang di antaranya memantapkan sistem pertahanan keamanan negara.
Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Bobby Rasyidin, menjelaskan, radar GCI merupakan salah satu dari bagian penting kerjasama Government to Government (GtoG), antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Perancis.
Menurutnya, radar GCI merupakan sistem radar yang berfungsi untuk mendeteksi dan melacak berbagai jenis ancaman udara, seperti pesawat terbang, drone, dan rudal dari jarak jauh.
“Dengan adanya radar ini, TNI AU sebagai user akan memiliki kemampuan pengawasan udara yang lebih baik serta dapat merespons dengan cepat segala bentuk ancaman yang mungkin terjadi,” ujar Bobby, Senin (9/12/2024).
Bobby mengatakan, pengadaan 13 Radar GCI ini merupakan kontribusi PT Len Industri, dalam mendukung program modernisasi dan penggantian alutsista TNI AU.
“Radar GCI ini tidak hanya akan meningkatkan kemampuan pertahanan udara kita, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan industri pertahanan nasional,” ungkapnya.
Radar GCI memiliki jangkauan lebih dari 40 kilometer, merupakan yang terjauh di Indonesia.
Radar ini juga mampu mendeteksi, mengukur jarak, dan mengidentifikasi objek-objek pesawat yang keakuratannya tinggi serta dilengkapi dengan fungsi Identification Friend or Foe (IFF), yakni kemampuan dalam mengidentifikasi objek yang menjadi kawan maupun lawan/musuh.
Dalam operasinya, pengontrol Radar GCI dapat memberikan pengarahan dan pengawalan terhadap pesawat tempur, dalam melakukan pencegatan atau interception.
“Dengan kemampuan ini, Radar GCI mempunyai peran krusial dalam membangun Network Centric Warfare (NCW), sebuah doktrin peperangan yang berbasis pada konektivitas jaringan komunikasi dan data secara real time dari markas ke unit-unit tempur dan sebaliknya,” ungkap Bobby.
Ia menambahkan, dengan komitmen yang kuat dalam memenuhi kebutuhan pertahanan Indonesia, PT Len Industri terus berupaya mengembangkan teknologi Radar GCI yang semakin canggih dan mandiri.
“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan pertahanan Indonesia di masa depan,” pungkasnya.
Editor : Adi
Sumber : PT Len






