KCI Memprediksi Volume Penumpang Commuter Line Wilayah 2 pada Masa Angkutan Lebaran 2025 Naik 6 Persen

Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menetapkan masa Angkutan Lebaran berlangsung selama 22 hari, mulai tanggal 21 Maret-11 April 2025. Selama enam hari penyelenggaraan masa Angkutan Lebaran ini, PT KCI di Wilayah 2 Bandung telah melayani 318.145 penumpang.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus menjelaskan, angka ini naik 19 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

“Tahun lalu, pada periode yang sama, kami melayani 267.682 penumpang. Jadi ada kenaikan, sejauh ini 19 persen,” kata Joni di kota Bandung, Kamis (27/3/2025).

Berdasarkan data selama enam hari masa Angkutan Lebaran, stasiun yang paling ramai digunakan oleh masyarakat untuk bepergian menggunakan commuter line, berada di Stasiun Cikarang dan Stasiun Bandung.

Joni memaparkan, pada masa Angkutan Lebaran, rata-rata setiap harinya KCI mengoperasikan commuter line sebanyak 58 perjalanan, dengan kapasitas angkut penumpang 43 ribu penumpang, atau secara total, selama Angkutan Lebaran KCI mengoperasikan 1.044 perjalanan commuter line.

Sementara itu, Joni memprediksi, di masa Angkutan Lebaran 2025 ini akan terjadi kenaikan penumpang sebesar 6 persen dari tahun 2024 dengan total sekitar 1,1 juta penumpang meningkat hingga
1,2 juta penumpang.

Baca Juga  KAI Daop 2 Bandung Layani 828 Ribu Pelanggan dengan Zero Accident Selama 22 Hari Angkutan Lebaran 2025

“Kami melihat, pergerakan masyarakat pada tahun ini terlihat lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain itu saat ini PT KCI melakukan penambahan perpanjangan relasi. Misalnya relasi Purwakarta-Cibatu sekarang sudah sampai ke Garut,” jelasnya.

Hal ini menjadi potensi dan juga daya tarik masyarakat wilayah Garut, untuk lebih menggunakan menggunakan commuter line dalan bepergian.

“Selain itu, kami juga berharap daya beli masyarakat jauh lebih meningkat dibanding tahun lalu, sehingga kami memprediksi kenaikan 6 persen itu bisa tercapai di tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Joni memprediksi, puncak pengguna commuter line akan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran (29/3-30/3) dengan prediksi jumlah penumpang 71.600 orang.

Sementara pasca Lebaran diprediksi puncak pengguna commuter line berada di H+1 dan H+2 (1/4-2/4) Lebaran, dengan prediksi penumpang 67.000 orang.

“Kami memprediksi puncak pengguna pasca Lebaran pada tanggal tersebut, karena pada H+1 dan H+2 Lebaran masyarakat sudah mulai keluar rumah bersilaturahmi atau mudik lokal, dan juga berwisata dengan menggunakan commuter line,” jelasnya.

Baca Juga  Libur Panjang Idul Adha 2026, Bandung Jadi Tujuan Favorit Pelanggan Kereta Api

Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna commuter line, KCI menyiagakan 453 frontliner yang terdiri dari passenger service, kondektur, pengawalan di atas kereta, serta pengaman stasiun.

KCI juga menyediakan fasilitas tenda ruang tunggu, seperti di Stasiun Cimekar, Stasiun Purwakarta, guna mengantisipasi adanya lonjakan penumpang di stasiun tersebut serta pos kesehatan di stasiun Rancaekek, Bandung dan Padalarang.

“Dan ini akan kami evaluasi terus jika memang nanti dibutuhkan kami akan tambahkan tenda-tenda di stasiun lainnya,” tuturnya.

Disamping itu, KCI juga menyediakan fasilitas ibadah, seperti mihrab-mihrab yang baru, sehingga pengguna bisa shalat lebih nyaman. Ada juga water station atau fasilitas air minum gratis untuk memfasilitasi kebutuhan minum pelanggan.

“Dan juga tak kalah penting, di saat masih sering terjadi hujan ini, kami juga menyediakan fasilitas pengering payung di stasiun-stasiun commuter line,” pungkasi Joni.

Pewarta : Adi