Dorong Dekranasda Jadi Pengungkit Ekonomi Jabar, Sekda Herman Minta Perkuat Data, Digital dan Dots (3D)

Kota Bandung, BriliaNews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, mendorong Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat untuk mengambil peran strategis sebagai pengungkit perekonomian daerah.

Hal tersebut disampaikan Herman dalam Musyawarah Daerah (Musda) Dekranasda Jabar Tahun 2025 di Aula Dekranasda Jabar, Kota Bandung, Selasa (27/5/2025).

Menurut Herman, penguatan dapat dilakukan melalui tiga pondasi utama, yang ia istilahkan sebagai “3D”: Data, Digital, dan Dots (titik-titik).

Baca Juga  Pemprov Jabar Ambil Alih Pengelolaan Teras Cihampelas, Targetkan Wajah Baru Rampung Oktober 2026

“Perkuat 3D: data, digital, dots. Dekranasda Jabar harus bisa menjadi agregator yang menghubungkan titik-titik potensi di kabupaten/kota. Insyaallah, pasarnya ada, produknya ada, tinggal ‘diadu maniskeun’ (dihubungkan dengan baik),” ujarnya.

Data menjadi dasar untuk memonitor dan memetakan pertumbuhan industri kerajinan di Jawa Barat secara by name by address, sehingga pemberian stimulus dapat tepat sasaran.

Digitalisasi, lanjutnya, menjadi keniscayaan di era dinamis saat ini. Pemanfaatan teknologi informasi diperlukan agar data dapat disajikan secara cepat, tepat, dan transparan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Baca Juga  Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar Bambang Tirtoyuliono akan Dilantik Jadi Pj Walikota Bandung

Dengan demikian, Dekranasda Jabar harus mampu berperan sebagai agregator di tingkat provinsi—menghimpun dan mengorganisasi informasi potensi daerah, kemudian memasarkan produk ke ruang-ruang pasar regional, nasional, bahkan global.

“Produk-produk ini bukan buatan Dekranasda, melainkan karya para perajin. Tapi Dekranasda harus bisa mengagregasikan semuanya. Maka saya minta, Dekranasda jadi agregator yang tangguh,” tegasnya.

(Ida)