Disaksikan Presiden Prabowo, PTDI dan Kementerian Pertahanan RI Tandatangani Kontrak Penjualan Heli Angkut Berat

Jakarta, BriliaNews.com – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis Pemerintah, dalam pemenuhan kebutuhan alutsista nasional khususnya di sektor kedirgantaraan.

Pada hari pertama penyelenggaraan Indo Defence 2024 Expo & Forum, PTDI sepakati kontrak penjualan 6 (enam) unit Helikopter Angkut Berat AW189 dengan Baranahan Kementerian Pertahanan RI.

Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan secara simbolis menandatangani dokumen kontrak penjualan tersebut, disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, pada agenda Penandatanganan Kontrak Bersama Kementerian Pertahanan dengan BUMN & BUMS, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (11/6/2025).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya kolektif dalam memperkuat postur pertahanan udara nasional melalui pengadaan Alutsista yang andal, modern, dan adaptif terhadap berbagai misi.

Baca Juga  KAI Amankan 4.036 Barang Tertinggal Sepanjang Januari–April 2025 Total Nilai Capai Rp4,5 Miliar

Helikopter AW189 akan hadir sebagai solusi heavy-lift multi-mission yang siap memperkuat daya jangkau dan mobilitas udara TNI.
Lebih dari sekedar pengadaan, kontrak ini membuka peluang besar bagi PTDI dalam memperluas kapabilitasnya di bidang helikopter, termasuk peningkatan kapasitas teknis, pemeliharaan, serta pengembangan industri pendukung.

Direktur Utama PTDI
Gita Amperiawan mengatakan, dengan
bertambahnya jenis helikopter yang dikelola PTDI, maka capability list (caplist) Perusahaan pun akan berkembang, memperkuat posisi PTDI sebagai pusat unggulan industri dirgantara di kawasan.

“PTDI siap menjawab setiap kebutuhan armada udara nasional. Dengan pengalaman rekayasa dan manufaktur yang teruji, serta jaringan kemitraan global yang solid, kami hadir untuk mendukung kemandirian pertahanan Indonesia dengan semangat juang dan dedikasi tinggi,” ujarnya.

Baca Juga  Triwulan 1/ 2025, Penumpang KA Jarak Jauh Daop 2 Bandung Naik 12 Persen

Ia menambahkan, pengadaan heli ini akan mendorong akselerasi transformasi PTDI dalam memperkuat rantai pasok nasional dan menjadikan industri dirgantara Indonesia semakin mandiri dan berdaya saing.

Dalam mendukung transformasi tersebut, PTDI menempatkan SDM muda sebagai penggerak utama inovasi. Keterlibatan mereka dalam pengembangan teknologi dan rekayasa helikopter terus didorong agar generasi muda Indonesia mampu menjawab tantangan industri global.

“Kami sedang menyiapkan panggung lahirnya kembali para Habibie masa depan. Anak-anak muda ini bukan hanya mewarisi semangat, tapi juga membawa energi baru yang akan menjadikan PTDI sebagai kekuatan industri global yang membanggakan,” ucap Gita.

(Ida)