Pasca Gempa Pangandaran Perjalanan Kereta Api Kembali Normal, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Ada Kerusakan Prasarana maupun Infrastruktur

Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah operasional Daop 2 Bandung, kembali berjalan dengan aman dan normal setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh pasca terjadinya gempa bumi yang berpusat di Pangandaran pada Rabu (5/8/2026) malam.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan pasca terjadi gempa KAI Daop 2 Bandung mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta api di beberapa lintas, guna memberikan kesempatan kepada petugas prasarana melakukan inspeksi secara detail terhadap seluruh jalur rel, jembatan, terowongan, wesel, persinyalan, serta infrastruktur operasional lainnya.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh jajaran petugas prasarana KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa tidak ditemukan kerusakan pada prasarana maupun infrastruktur operasional kereta api. Dengan demikian, seluruh perjalanan kereta api yang sempat dihentikan sementara telah kembali dioperasikan secara normal.

Baca Juga  Masa Berlaku Paspor Kini Jadi 10 tahun

“Seluruh prasarana baik itu jalur rel, jembatan, dan terowongan maupun infrastruktur operasional KA dinyatakan aman dan tidak ditemukan kerusakan, sehingga perjalanan kereta api dapat kembali dilanjutkan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” ujar Kuswardojo, Kamis (6/8/2026).

Kuswardojo menuturkan berkat kesigapan, koordinasi, dan respons cepat seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung dalam melakukan pemeriksaan serta pengaturan operasional, keterlambatan perjalanan kereta api dapat diminimalkan. Kereta api yang sempat dihentikan sementara hanya mengalami keterlambatan antara 9 hingga 60 menit dari jadwal l perjalanan yang seharusnya.

Baca Juga  Teras Cihampelas Bandung Akan Diaktifkan Kembali

Adapun daftar perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan sebagai dampak penghentian sementara tersebut yaitu:

  • KA (306) Parcel Selatan : 9 menit
  • KA (PLB 80B) Lodaya : 26 menit
  • KA (PLB 287A) Serayu : 24 menit
  • KA (72) Mutiara Selatan : 29 menit
  • KA (292) Kutojaya Selatan : 22 menit
  • KA (350) Commuter Line Garut : 38 menit
  • KA (300) Cikuray : 60 menit
  • KA (274) Kahuripan : 29 menit

(Adi)