Hari Indonesia Menabung Jabar 2026, Pemkab Bandung Bersama OJK Ajak Pelajar Menabung Sejak Dini

Kab. Bandung, BriliaNews.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengajak para pelajar menabung sedari dini. Kebiasaan ini dinilai dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan masa depan.

Hal tersebut Dadang ungkapkan pada puncak kegiatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Jawa Barat 2026 bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kab. Bandung, Rabu (26/8/2026).

Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan budaya menabung di kalangan pelajar, sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.

“Menabung bukan hanya tentang menyisihkan uang, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebiasaan merencanakan masa depan,” ujarnya.

Dadang menilai, kebiasaan menabung bisa dimulai dari masa sekolah. Tidak perlu menunggu uang banyak, anak-anak bisa menabung dengan menyisihkan sebagian uang sakunya secara rutin.

Baca Juga  UPI Buka Pendaftaran Calon Anggota Majelis Wali Amanat Periode 2025-2030

“Jangan menunggu uang yang banyak untuk menabung. Biasakan menabung dari hal-hal yang kecil. Kebiasaan baik walaupun kecil namun dilakukan dengan konsisten, dapat membentuk kebiasaan baik yang besar di masa depan,” ujar Dadang.

Lebih lanjut Dadang menyatakan pentingnya keberadaan perbankan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dadang menilai, dana yang dihimpun melalui perbankan merupakan bagian dari perputaran ekonomi yang dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan usaha masyarakat.

Oleh karena itu, Dadang mendorong kolaborasi antara pemerintah dan industri perbankan, serta membuka ruang untuk kerja sama dalam berbagai inovasi khususnya yang berkaitan dengan pembangunan.

Baca Juga  Dukung Kontingen Jabar Berlaga di PON XXI, Para Atlet Dapat Vaksinasi Influenza dari Bio Farma

Sementara itu Kepala OJK Prov. Jabar Darwisman menyampaikan, Hari Indonesia Menabung merupakan gerakan bersama yang perlu terus diperkuat untuk membangun kebiasaan menabung generasi muda.

Ia menilai, HIM menjadi momentum untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini, sekaligus membangun kesadaran generasi muda dalam mengelola keuangan secara bijak.

“Melalui sinergi OJK, Pemerintah Daerah, dan industri perbankan, kami terus mendorong agar pelajar tidak hanya memiliki akses terhadap produk dan layanan keuangan, tetapi juga memiliki pemahaman yang memadai untuk menggunakannya secara aman dan bertanggung jawab,” pungkas Darwisman.

(Adi)