UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa

UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa
UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa

Brilianews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan penganugerahan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa) bagi Peter Hywel Coleman, OBE., MA, dalam bidang pendidikan dan kebijakan bahasa.

Penganugerahan diselenggarakan secara daring melalui aplikasi zoom dan luring digedung Achmad Sanusi pada Senin, 18 Oktober 2021.

Kegiatan diawali pembukaan oleh Rektor UPI Prof. Dr. M.Solehuddin, M.Pd., MA, dilanjutkan pembacan surat keputusan Rektor UPI oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan Kemahasiswaan Prof. Dr. Didi Sukyadi, MA untuk Peter Hywel Coleman, OBE, MA.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A menjelaskan, penganugerahan doktor kehormatan (honoris causa) diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan dies natalis ke-67.

UPI mempunyai perhatian dalam berbagai bidang, baik pendidikan maupun non kependidikan. Pada penganugerahan saat ini pada bidang kebijakan Bahasa.

Kemudian, UPI melalui para dosennya berinteraksi dengan Peter Hywel Colmen yang sudah lama berada di Indonesia dan berkiprah di Indonesia.

“UPI menelaah terkait dengan berbagai pretasi, kiprah, karya ilmiah dan karya pengabdian (Peter Hywel Colmen)
untuk Indonesia, ” katanya.

Menurut Didi Sukyadi Ratu Inggris juga telah memberikan apresiasi dan secara khusus memberikan gelar Officer Order of British Empire (OBA) kepada Peter Hywel Colmen, atas pengabdianya di Indonesia.

Peter Hywel Colmen membantu UPI dalam berbagai kegiatan, seperti pengembangan jurnal internasional bereputasi dan konferensi ilmiah Internasional.

UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa
UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa

“Bagi UPI, penganugerahan gelar doktor kehormatan (doktor honoris causa), merupakan sesuatu yang bergengsi yang dilakukan dengan berbagai penilaian, pertimbangan kelayakan. Kita harus menilai dan memberikan kepada orang yang tepat, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu Prof. H. Fuad Abdul Hamied,Ph.D selaku ketua tim promotor pertanggung jawaban akademik, menguraikan tentang profil Peter Hywel Coleman.

Menurutnya, Peter Hywel Coleman merupakan seorang cendekia kelas dunia, yang sangat produktif. Selama berkarir dalam bidang kebahasaan, Hywel Coleman telah menulis lebih dari 15 buku, baik yang ditulis sendiri maupun bersama-sama dengan ilmuwan dunia lainnya.

Baca Juga  Komisi I DPRD Jawa Barat Terima Konsultasi Komisi A DPRD Jawa Timur Terkait Program Pemberdayaan Desa

Topik yang dibahas amat beragam terkait isu-isu pembelajaran Bahasa Inggris di berbagai belahan dunia, dengan dukungan British Council.

Secara geografis, isu pembelajaran Bahasa yang ditulis Hywel Coleman, membentang dari Afghanistan, Sri Lanka, West Africa, Central Africa, Czech Republic, Eropa, dan Asia Tenggara

Hingga saat ini ungkap Fuad, Hywel Coleman telah menulis lebih dari 80 artikel yang diterbitkan dalam bentuk book chapters oleh penerbit internasional bereputasi, seperti Wiley-Blackwell, Palgrave Macmillan, Multilingual Matters, Routledge, British Council, Cambridge University Press, Prenctice Hall, Mouten de Gruyter, dan berberapa penerbit universitas di dalam dan luar negeri lainnya.

“Hywel Coleman juga menulis 2 resensi buku yang terbit pada jurnal internasional bereputasi, menulis lebih dari 10 artikel yang diterbitkan pada surat kabar dan majalah, menulis 2 buku pelajaran, ” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Fuad, Google scholar menunjukkan bahwa karya ilmiah Hywel Coleman telah dirujuk oleh lebih dari 2000 kutipan. Bukunya yang berjudul Society and the Language Classroom merupakan karya yang dirujuk paling banyak, di atas seperempat juta perujuk. Ini menempatkan posisi beliau pada Hirsh-Index 22 dan pada i-10 index sebesar 38.

Hywel Coleman merupakan anggota aktif pada berbagai organisasi profesi internasional seperti BAAL (British Association of Applied Linguistics), Southern Multilingualisms and Diversities Consortium, dan Teachers of English as a foreign language in Indonesia (TEFLIN).

Secara khusus yang menarik dari Peter, ia telah menulis artikel mengenai kain tradisional Indonesia, yang diterbitkan pada majalah internasional.

Disamping itu, menggelorakan produksi dan kreativitas anak bangsa di dalam negeri dalam kerangka pertarungan global.

UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa
UPI Anugerahi Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) Bagi Peter Hywel Coleman Pada Bidang Kebijakan Bahasa

Dekan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FDSB) Prof. Dr. Tri Indri Hardini, M.Pd, menyatakan bangga atas keberhasilan Peter Hywel Coleman meraih gelar doktor kehormatan.

Baca Juga  Semarakkan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, KAI Hadirkan Livery Khusus

“Kami (FPBS) berbangga atas keberhasilan Peter Hywel Coleman, dalam proses pengajuan, penilaian serta proses pertanggungjawaban akademik, untuk mendapatkan gelar doktor kehormatan (doktor Honoris causa), ” ucapnya.

Dalam pidatonya Peter Hywel Colmen menjelaskan tentang kiprahnya di Indonesia.

“Saya mulai memperhatikan kebijakan serta melakukan penelitian dan pengkajian bahasa di Indonesia sejak Tahun 1972 sampai sekarang, ” ujarnya.

Peter Hywel Colmen mengembangkan model kebijakan bahasa di Indonesia.

Menurutnya penting dilakukan penelitian dan pengkajian, sebagai dasar dalam berbagai pengambilan kebijakan bahasa di suatu negara.

“Kebijakan bahasa dalam suatu negara harus didasarkan atas analisis data, penelitian dan pengkajian, bukan karena meniru atau atas dasar asumsi di negara lain, ” paparnya.

Dia menerangkan tujuan pengajaran bahasa Inggris sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia, tentang peran pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

“Terutama dalam pengantar untuk penguasaan bahasa, matematika dan sains, agar masyarakat Indonesia bisa bersaing secara global, ” ucapnya.

Pada kesempatan itu Peter Hywel Coleman menjelaskan perjalanan yang diawali dari India hingga sampai ke Indonesia.

Setelah selesai studi dan meraih ijazah pendidikan guru, Peter memilih menjadi guru berkebutuhan khusus di New Delhi India.

Selanjutnya pindah ke Indonesia menjadi pengajar dalam bahasa Inggris. Mulai memperhatikan kebijakan bahasa sejak 35 tahun lalu.

Peter Hywel Coleman mengaku bangga atas pemberian anugerah doktor kehormatan (doktor honoris causa) dari Universitas Pendidikan Indonesia atas kiprahnya dalam berbagai penelitian, publikasi jurnal dan buku yang ditujukan bagi masyarakat Indonesia.

“Kita sebagai masyarakat Indonesia harus berbangga atas Bahasa Indonesia. Keputusan para pemimpin di Indonesia sangat tepat dalam memutuskan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara sesuai undang-undang, ” tandasnya.

“Masyarakat Indonesia juga harus berbangga memiliki Bahasa Indonesia dan lebih dari 700 bahasa daerah, yang harus dilestarikan keberadaanya, ” pungkasnya. (Ida)