Target 5.000 Petani Milenial di 2023, Jabar Sosialisasi ke 18 Kabupaten

Target 5.000 Petani Milenial di 2023, Jabar Sosialisasi ke 18 Kabupaten
Target 5.000 Petani Milenial di 2023, Jabar Sosialisasi ke 18 Kabupaten

Kota Bandung, Brilianews.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memperkuat program Petani Milenial. Salah satunya, menyosiasiliasikan program Petani Milenial dan berkolaborasi dengan kabupaten/kota.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Benny Bachtiar mengatakan, penguatan melalui sosialisasi dan kolaborasi dilakukan untuk mengejar target 5.000 petani milenial pada 2023.

“Dalam mencapai target 5.000 petani milenial tahun 2023, kami melakukan penguatan kolaborasi dengan kabupaten/kota. Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi di 18 Kabupaten. Hari ini sosialisasi kami mulai di Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya dan selanjutnya di kabupaten yang lain,” kata Benny, baru-baru ini.

Selain sosialisasi, Pemda Provinsi Jabar juga akan melibatkan kabupaten/kota dalam rekrutmen program petani milenial, mengubah pola pendaftaran secara daring, luring, atau kombinasi keduanya, dan adanya award bagi petani milenial dan kabupaten/kota yang berprestasi dalam mendukung program Petani Milenial.

Baca Juga  Apresiasi Platform Jaga Indonesia Pintar, Dedi Mulyadi Berharap Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Menurut Benny, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Kabupaten/Kota nantinya akan berbagi peran dalam memperkuat program Petani Milenial. Di mana kabupaten/kota menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) petani milenial dan menyediakan lahan, sedangkan provinsi berperan mencarikan offtaker, fasilitasi permodalan melalui perbankan, serta transfer teknologi dan inovasi.

“Kami menyadari kurang bersinergi dengan kabupaten/kota di Jawa Barat, dan sekarang sinergi ini kami lakukan dengan berbagai penguatan program Petani Milenial,” tutur Benny.

Benny menyatakan, program Petani Milenial bertujuan menumbuhkembangkan kewirausahaan muda pertanian di Jabar, mengubah wajah pertanian menjadi segar, agar generasi milenial tertarik menjadi petani dengan pemanfaatan teknologi digital, menciptakan pertanian maju, mandiri dan modern, serta mengurangi problem ketersediaan tenaga kerja pertanian di Jabar.

Baca Juga  Bio Farma Raih Best Corporate Achievement on Halal Innovation di Ajang IHYA

“Hadirnya program petani milenial, diharapkan dapat memberikan kesempatan kerja dan tantangan pada anak muda di masa pandemi, untuk turut berkontribusi memajukan perekonomian desa,” ucapnya.

Benny menuturkan, program Petani Milenial telah menjalin kerja sama dengan offtaker yang meliputi sistem budidaya peternakan, sistem hasil produksi dan pemasaran termasuk pengembangan logistik pangan berkelanjutan dan penataan supply chain.

“Kita juga telah bekerja sama dengan perbankan yaitu bank bjb dan Himbara untuk akses permodalan,” kata Benny. (Afr)