KAI Wisata Salurkan Dana CSR Untuk Sarana Ibadah

Bandung, Brilianews.com – PT Kereta Api Pariwisata menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), untuk sarana ibadah Masjid Al Furqon di Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat, Jumat (8/4/2022).

Pemberian bantuan dilakukan secara simbolis oleh Humas PT Kereta Api Pariwisata senilai Rp.30.000.000,- yang diterima oleh ketua panitia pembangunan Masjid Al Fur’qon bersama team CSR PT Kereta Api Pariwisata.

Humas PT Kereta Api Pariwisata M. Ilud Siregar dalam keterangan tertulisnya mengatakan, PT Kereta Api Pariwisata tidak hanya fokus pada bisnis perusahaan, tapi juga memperhatikan lingkungan sekitar.

Baca Juga  Nazla Diva Khumaira ,Entrepreneur Muda Asal Bandung Dinobatkan Sebagai Puteri Bahari Indonesia 2025

“Dalam hal ini, PT Kereta Api Pariwisata tidak menjalankan program perusahaan dengan tujuan pendapatan saja, melainkan mempunyai tanggung jawab sosial terhadap pembinaan lingkungan sekitarnya. Bentuk kepedulian itu melalui Bina Lingkungan, baik berupa pengembangan prasarana atau sarana umum juga sarana ibadah serta pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.

Selain itu, kata Ilud penyaluran dana tersebut sesuai dengan visi dan misi PT Kereta Api Pariwisata, yang berkomitmen untuk memberikan layanan sosial melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), dalam rangka mengelola hubungan internal dan eksternal yang fokus pada pembinaan komunitas.

Baca Juga  PMK di Jabar Mulai Terkendali, Ternak Masuk Jabar Tetap Harus ada SKKH

Pemberian bantuan juga telah melalui proses survei yang dilaksanakan oleh tim CSR PT Kereta Api Pariwisata dan dinyatakan memenuhi syarat untuk diberikan bantuan.

“Kami berharap bantuan Bina Lingkungan ini dapat memberikan manfaat kepada Pembangunan Masjid Al Furqon. Semoga bantuan bina lingkungan sarana ibadah ini dapat digunakan dan bermanfaat dalam menunaikan ibadah sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang dekat dengan jalur perjalanan kereta api,” ujarnya. (Ida)