Kabupaten Bandung Siap Menggelar PKBM Tatap Muka. Siti Muntamah Beri Apresiasi

Kabupaten Bandung Siap Menggelar PKBM Tatap Muka. Siti Muntamah Beri Apresiasi

Kab. Bandung, Brilianews.com – Anggota Komisi V DPRD provinsi Jawa Barat H. Siti Muntamah mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dalam mempersiapkan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) secara tatap muka.

Menurut anggota dewan dari fraksi PKS tersebut, sarana dan prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Bandung sudah siap untuk pembelajaran secara tatap muka.

“Kalau melakukan tatap muka ternyata infrasturktur nya sudah disiapkan. Dan yang terpenting siswa sudah menerima vaksin yang nanti akan dilakukan oleh pemkab kabupaten bandung sehingga anak anak menjadi safety ,” tutur Siti ketika melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Senin, (23/8/2021).

Baca Juga  Bio Farma Perkuat Dukungan terhadap Eliminasi Kanker Serviks Melalui Edukasi Tenaga Kesehatan

Kunjungan anggota Komisi V tersebut, untuk mengetahui kesiapan sarana dan prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Bandung, terutama menjelang dimulainya pembelajaran tatap muka.

Kabupaten Bandung Siap Menggelar PKBM Tatap Muka. Siti Muntamah Beri Apresiasi
Kabupaten Bandung Siap Menggelar PKBM Tatap Muka. Siti Muntamah Beri Apresiasi

Siti Muntamah juga menyoroti Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan di kabupaten Bandung.

Angka partisipasi kasar adalah angka perbandingan antara banyaknya murid dari jenjang pendidikan tertentu dengan banyaknya penduduk usia sekolah pada jenjang yang sama dinyatakan dalam persen.

Baca Juga  Hipertensi Penyebab Kematian Nomor Satu di Dunia dan Keempat di Indonesia

Siti menuturkan untuk meningkatkan angka partisipasi kasar, dapat dilakukan dengan menambah fasilitas pendidikan. kemampuan pendidik dan peningkatan.

“Karena iti Komisi V mendorong peningkatan anggaran pendidikan, baik yang berasal dari daerah maupun pusat, ” pungkasnya. (Adi)

“Kami ingin memastikan proses belajar mengajar di Kabupaten Bandung, sekaligus melihat APK pendidikan di kabupaten Bandung,” katanya. (Afr)