Dinas Komunikasi dan Informatika se-Jabar Tandatangani Komitmen Berantas Hoaks dan Judi Online

Kab. Pangandaran, Brilianews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika kabupaten/kota dan provinsi, menandatangani komitmen bersama untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

Ada dua poin dalam deklarasi tersebut.

Pertama, pembentukan unit penangkal hoaks di kabupaten/kota layaknya Jabar Saber Hoaks (JSH) milik Pemda Provinsi Jabar.

Kedua, turut mencegah praktik judi online yang saat ini begitu masif promosi lewat ruang – ruang chat dan meresahkan masyarakat.

Komitmen Bersama Peningkatan Literasi Digital di Daerah Melalui Pembentukan Unit Saber Hoaks di Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat, berlangsung di Hotel Pantai Indah Resort Pangandaran, Kamis (14/7/2022).

Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Ika Mardiah, Pemdaprov Jabar tidak mungkin sendirian menangani hoaks. Sebab banyak misinformasi, disinformasi, dan hoaks yang bersifat lokal.

Baca Juga  Penyesuaian Tarif Pelayanan Air Minum di Kota Bandung, Resmi Dibatalkan

Dengan pembentukan unit saber hoaks di kabupaten/kota, maka akan mempercepat verifikasi informasi dan masyarakat cepat pula mendapat kepastian.

Tak hanya urusan hoaks, literasi digital pun ditujukan untuk menanggulangi judi online yang saat ini marak.

Pemblokiran situs judi online yang dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika, sudah masif tapi promosi judi online terus bermunculan.

“Pada kasus judi online ini masyarakat harus diedukasi jangan hanya tergiur dengan uangnnya, tapi data pribadi mereka akan diambil oleh para penyedia judi online,” ujar Ika Mardiah.

Melalui komitmen bersama tersebut, Ika berharap kecakapan digital masyarakat semakin meningkat. Masyarakat dapat berpikir kritis dan teliti atas informasi yang berdatangan.

Delapan Kota/Kabupaten

Ketua Jabar Saber Hoax (JSH) Alfianto Yustinova mengatakan, saat ini sudah ada delapan kota/ kabupaten yang mereplikasi JSH yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Tasikmlaya, Kabupaten Garut, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

Baca Juga  Puncak Arus Mudik, Hampir 18 Ribu Pelanggan Berangkat dengan Kereta Api dari wilayah Daop 2 Bandung

“Program replikasi unit saber hoaks di daerah sebagai upaya peningkatan literasi digital. Ini menjadi harapan kita, replikasi di 27 kab/kota bisa dibentuk sebagai upaya preventif dan pencerdasan literasi digital di tengah masyarakat,”tuturnya.

Alfianto berharap tahun ini seluruh kota/kabupaten segera membentuk unit saber hoaks, mengingat dimasa mendatang banyak isu-isu krusial yang berpotensi menggangu ketentraman masyarakat seperti isu politik jelang 2024.

“Usai komitmen ini, selanjutnya pemerintah kota dan kabupaten akan kami dampingi dan berikan pelatihan kerja unit saber hoaks, mulai dari pemetaan masalah, pengembangan sistem dan juga kolaborasi,”ujarnya. (Afr/ Adi)