Menang Adu Penalti, Tim Sepakbola Wanita Babakan Ciparay Juara Piala Wali Kota Cup 2022

Kota Bandung, BriliaNews.com – Lewat drama adu penalti, tim Sepakbola Wanita Babakan Ciparay tampil sebagai juara kategori Top Grade Turnamen Sepak Bola Wanita Piala Wali Kota Bandung 2022.

Dalam adu penalti tersebut tim Babakan Ciparai mengalahkan tim Bojongloa Kidul, dengan skor 2-1 pada pertandingan babak final di Stadion Sport Jabar Arcamanik, Minggu (31/7/2022).

Pada laga pamungkas ini, Bojongloa Kidul berupaya membobol pertahanan Babakan Ciparay, namun hingga ahir pertandingan sulit ditembus. Tendangan Marsha Aulia, pemain Bojongloa Kidul berkali-kali tertahan oleh kiper Babakan Ciparay.

Pun dengan pemain dari Babakan Ciparay, melayangkan tendangan bertubi-tubi ke gawang Bojongloa Kidul. Namun, tak juga membuahkan hasil hingga perpanjangan waktu 2×15 menit.

Hingga akhirnya berlanjut ke adu penalti. Babakan Ciparay pun berhasil memenangkan pertandingan, dengan skor 2-1 melalui adu penalti ini.

Berkat kemenangan ini, Babakan Ciparay menjadi juara dalam kategori Top Grade. Sedangkan runner up ditempati Bojongloa Kidul, dan peringkat 3 Rancasari.

Sedangkan pada kategori Middle Grade, juara diraih tim Arcamanik. Runner up ditempati Cibiru. Lalu, peringkat 3 diraih Cinambo.

Pelatih Tim Sepak Bola Wanita Babakan Ciparay, Dian Nadia Mutiara menyampaikan, potensi para pemain sangat bagus. Terlihat dari kerja keras dan kemauan besar para pemain untuk menang di setiap pertandingannya.

Baca Juga  Kota Bandung Targetkan Juara Umum Peparda VII Jabar 2026

“Mereka selalu menerapkan instruksi pelatih. Mereka disiplin dalam bertahan dan semangat juga dalam menyerang. Saya sangat mengapresiasi mereka karena bisa mencapai di luar dari target, meski para pemain memiliki banyak kesibukan di porda,” ujar Dian.

Babakan Ciparay menurunkan 11 pemain dalam pertandingan ini. 7 orang menjadi pemain utama dan 4 lainnya pemain cadangan.

Semua pemain Babakan Ciparay merupakan atlet dari sekolah sepak bola. Sudah dua tahun belakangan ini mereka dilatih oleh Dian.

“Dari yang tadinya tidak bisa kontrol bola, tidak bisa tendang bola, sampai sekarang mereka berkembang sangat pesat,” ucapnya.

Bahkan, dua pemainnya meraih kategori best goal keeper dan best player top grade. Untuk mengembangkan potensi para pemain, menurut Dian, ia akan melatih mereka lebih rutin lagi. Sehingga mereka akan siap bermain di turnamen berikutnya.

“Fisik dan tekniknya harus selalu terjaga. Jangan sampai mereka mudah puas, tapi harus selalu berprogres, sehingga bisa meningkatkan ke level yang lebih tinggi lagi mewakili Jabar bahkan sampai timnas,” harapnya.

Sementara itu, Camat Babakan Ciparay, Suparjo berharap, turnamen pertama ini akan berlanjut setiap tahunnya dan bisa dipersiapkan dengan baik.

Baca Juga  Gubernur Jabar Minta Badan Publik Tingkatkan Keterbukaan Informasi

“Para peserta yang telah berjuang menentukan kemampuannya di depan kita semua. Melihat potensi anak-anak ini, kami akan bentuk sekolah sepak bola wanita di Babakan Ciparay,” ungkap Suparjo.

Sedangkam Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mendukung penuh agenda turnamen ini agar bisa dilaksanakan rutin setiap tahun.

Ia juga berharap, pada turnamen tahun depan bisa berkolaborasi dengan UMKM yang ada di Kota Bandung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Produk-produk lokal nanti bisa dijual melalui stan-stan yang ada di turnamen, sehingga masyarakat umum juga bisa merasakan manfaat dari event ini,” kata Sigit.

Dalam turnamen ini, beberapa pemain juga meraih kategori terbaik dalam beragam aspek. Best Goal Keeper diraih Syifaul dari tim Babakan Ciparay. Lalu, Best Player Middle Grade diperoleh Aura Syifa dari tim Arcamanik.

Kemudian, Best Player Top Grade diberikan kepada Yuliati dari tim Babakan Ciparay. Terakhir, pada kategori Top Score diraih oleh Marsha Aulia dari tim Bojongloa Kidul. (*)