Kota Bandung, BriliaNews.com – Wakil Ketua Komisi IV DPRD provinsi Jawa Barat Dr Hj. Cucu Sugyati SE, MM menyoroti banyaknya aset milik Pemprov. Jawa Barat, yang belum dikelola secara maksimal.
Ia menyebut, masih ada aset daerah yang hingga kini belum banyak berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), bahkan belum tergali dengan baik.
Padahal, aset merupakan sumber daya ekonomi milik daerah, yang mempunyai peran sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Seharusnya, kata politisi partai Golkar tersebut, pengelolaan barang dan aset daerah bisa memberikan kontribusi terhadap PAD.
“Dari semua jenis penerimaan, sebenarnya banyak yang belum kita maksimalkan. Salah satunya aset daerah yang saat ini belum bisa banyak berkontribusi terhadap PAD, belum tergali dengan baik,” kata Cucu Sugyati di Bandung, Jum’at (19/8/2022).
Menurut Cucu Sugyati permasalahan yang sering dihadapi oleh Pemprov Jabar dalam pengelolaan barang dan aset daerah, adalah kurangnya tingkat akurasi data aset, status aset tidak jelas, kurang optimalnya penggunaan aset dalam mendukung tugas pokok dan fungsi pemprov, kurang optimalnya pemanfaatan dan pemindah-tanganan aset sebagai sumber PAD.
“Ketika mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 27 tahun 2014, Pengolaan aset tidak lagi sekedar administratif semata, melainkan bagaimana meningkatkan efesiensi, efektifitas dan menciptakan nilai tambah,” jelasnya.
Anggota DPRD dari Dapil Jabar II (Kabupaten Bandung) ini menyatakan, pengelolaan barang daerah sangat penting, karena memiliki peran dan nilai stategis. Hal itu
menjadi modal awal pemerintah daerah dalam membangun daerah dan melakukan pengembangan pengelolaan keuangan daerah.
“Tidak optimalnya pengelolaan barang dan aset daerah malah akan menjadi beban ABPD, khususnya anggaran perawatan atau pemeliharaan,” pungkasnya. (Afr/Adi – Adikarya Parlemen)






