Kota Bandung, Brilianews.com – Anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Cucu Sugyati menuturkan, keterlibatan perempuan dalam politik dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan.
Salah satu indikatornya adalah tren peningkatan keterwakilan perempuan di legislatif.
Namun demikian, peningkatan keterwakilan perempuan dalam politik, terutama dalam Pemilu tidak terjadi secara merata.
Cucu menyebut peningkatan itu merupakan buah dari perjuangan yang secara terus menerus dalam mewujudkan peraturan perundang-undangan yang memiliki keberpihakan dan afirmatif terhadap peningkatan keterwakilan perempuan.
“Perlu perjuangan yang terus menerus untuk mewujudkan hak setiap orang, dalam mencapai persamaan dan keadilan,” kata Cucu
Sugyati usai menghadiri Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Perempuan di Lembaga Legislatif, di Bandung belum lama ini.
Kegiatan tersebut
diselenggarakan Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Jawa Barat bersama
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat.
Menurut Cucu yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, ada dua metode Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Lembaga Legislatif, yakni berbasis pendidikan politik dengan melibatkan perempuan berperan aktif di kepengurusan partai dan pada Pemilu sebagai calon anggota legislatif.
Metode berbasis sosialisasi yaitu Kementerian dan Lembaga melakukan sosialisasi mengenai pentingnya keterwakilan perempuan dengan berbagai saluran secara konvensional tatap muka maupun digital.
“Peningkatan kualitas perempuan penting untuk berperanserta dalam pengambilan keputusan politik di parlemen, guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan yang berkeadilan gender,” pungkasnya. (Afr/ Adikarya Parlemen)






