250 Tenaga Kesehatan Teladan se Indonesia Kunjungi Bio Farma

Kota Bandung, Brilianews.com – Sebanyak 250 tenaga kesehatan teladan dari seluruh Indonesia, mengunjungi Bio Farma di jalan Pasteur kota Bandung, Minggu (13/11/2022).

Kunjungan tersebut, dalam rangkaian hari kesehatan nasional, yang diperingati setiap tanggal 12 November.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir berharap kunjungan ini akan menambah wawasan dan pengetahuan para tenaga kesehatan, terkait produksi Vaksin, Antisera dan Produk-produk Biologi (Life Sciences).

“Semua produk dari Holding BUMN Farmasi baik vaksin maupun produk pendukungnya tak akan menjadi penyelamat Indonesia dari pandemi Covid-19, bila tidak ada peran dari tenaga kesehatan yang tanpa mengenal lelah saat melakukan upaya perawatan dan membantu Indonesia keluar dari pandemi Covid-19,” kata Honesti ketika nenerima para tenaga kesehatan teladan tersebut.

Baca Juga  Jawa Barat - Guangxi Perkuat Kerja Sama Pengembangan SDM

Pada kesempatan itu,
Honesti Basyir juga menerangkan tentang produk Vaksin Bio Farma yang terbaru yakni IndoVac.

Vaksin yang mengandung Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 90,3%, merupakan vaksin Covid-19 pertama buatan dalam negeri hasil kolaborasi Bio Farma dengan Baylor College of Medicine dari US.

Menurut Honesti IndoVac akan menjadi vaksin dosis booster, pasca diterbitkannya Ijin Penggunaan Darurat (EUA) Booster dari Badan POM pada 3 November 2022 lalu.

“Dengan didapatkannya EUA ini, IndoVac menjadi vaksin produksi dalam negeri pertama yang memperoleh EUA dan menjadi vaksin booster ketujuh yang dapat dipergunakan di Indonesia,” ujarnya.

Bio Farma kata Honesti sudah mempersiapkan fasilitas dengan kapasitas produksi 20 juta dosis vaksin IndoVac, 5 juta dosis diantaranya akan siap dalam waktu dekat.

Baca Juga  Pemulihan Ekonomi, Jabar Genjot Daya Beli dan Pengeluaran Pemerintahan

“Kami sudah menyiapkan produksi vaksin IndoVac mulai dari bahan baku hingga bahan pendukungnya, dengan kapasitas produksi 20 juta dosis,” ucapnya.

Seperti diketahui, berdasarkan EUA yang ditandatangani Kepala Badan POM RI Penny K Lukito, Vaksin IndoVac dosis booster akan digunakan untuk usia 18 tahun ke atas yang mendapatkan vaksin primer Sinovac (booster heterolog).

Sedangkan untuk anak-anak masih dalam tahap uji klinis dan akan dirilis sekitar awal Desember 2022.

“Setelah didapatkan ijin penggunaan darurat untuk anak – anak, maka vaksin Indovac dapat digunakan dengan jangkauan usia yang lebih luas”, tutup Honesti. (Adi)