Jakarta, BriliaNews.com – Bio Farma, Induk Holding BUMN Farmasi kembali meraih Penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan, Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2022 dengan kategori emas untuk ke tujuh kalinya.
Bio Farma juga mendapatkan juara ke-2 untuk penghargaan video pengembangan masyarakat terbaik PROPER 2022.
Penghargaan diserahkan langsung Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin dan diterima oleh Senior Executive Vice President (SEVP) HC dan Compliance, Disril Revolin Putra di Istana Wakil Presiden Jakarta Pusat, Kamis (29/12/2022).
Penghargaan PROPER diselenggarakan setiap tahun oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Selain Bio Farma, PROPER tahun 2022 peringkat emas juga diraih 50 perusahaan lainnya, sedangkan 170 perusahaan mendapat peringkat hijau, 2031 perusahaan peringkat biru, 887 perusahaan peringkat merah dan 2 perusahaan peringkat hitam.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin mengatakan penghargaan PROPER ditujukan untuk mendorong industri, agar dalam setiap aktivitas bisnisnya memenuhi pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup.
“Bagi dunia usaha, PROPER sekaligus menjadi platform untuk melakukan praktik bisnis yang berkelanjutan, dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau,” kata Wapres.
Menurut Wapres, kriteria penilaian Proper setiap tahun semakin komplek mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman.
“Tahun ini penilaiannya sudah mencakup penerapan kriteria penilaian daur hidup dan pelaksanaan inovasi sosial, ” ujarnya.
Hal senada disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya.
Ia berharap melalui PROPER dunia usaha terus mengembangkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, sesuai kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan.
‘Penilaian dilakukan oleh dewan pertimbangan Proper yang imparsial independent, beranggotakan unsur akademisi dan tokoh masyarakat dengan variabal penilaian yang berkembang dari waktu ke waktu dan disusun secara konseptual, ” tuturnya.
Sementara itu Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menandaskan, sebagai BUMN Bio Farma mendukung peningkatan ekonomi nasional, namun secara korporasi memiliki Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Hal itu sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang merupakan bagian dari Program Pemerintah.
Program TJSL yang dijalankan oleh Bio Farma, dikatakannya berbasis ISO 26000 dan Creating Share Value (CSV) serta Knowledge for Society, mampu membangun kelompok masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan potensi.
“Seperti pemberdayaan kelompok masyarakat disabilitas melalui peningkatan skill, dan kelompok masyarakat peternak melalui pengembangan teknologi Hijauan Makanan Ternak (HMT) atau budidaya rumput sebagai pakan ternak, ” ungkapnya.
Honesti menuturkan penghargaan Proper dengan peringkat emas untuk ketujuh kalinya ini, merupakan bukti keseriusan Bio Farma berkontribusi secara optimal dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus berkomitmen, memberikan yang terbaik dan manfaat yang seluas-luasnya kepada masyarakat.” tambah Honesti.
Pada kesempatan yang sama Senior Executive Vice President (SEVP) HC dan Compliance, Disril Revolin Putra menyampaikan, Program TJSL Bio Farma merupakan bagian dari bisnis perusahaan yang mampu menciptakan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang mengarah pada pengembangan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan menuju kemandirian.
“Komitmen Bio Farma dalam menciptakan kemandirian masyarakat sangat tinggi. Hal ini terbukti dari keseriusan Bio Farma mengembangkan potensi Peternak Millennial Cikalong Wetan, untuk dijadikan sebagai agent of change di wilayah Cikalong Wetan, khususnya dalam dunia peternakan” ucap Disril.
“Program TJSL Bio Farma melalui skema CSV ini, juga mampu mengembangkan potensi masyarakat peternak di wilayah Cikalong Wetan, serta mendukung supply rumput ke Bio Farma sebagai pakan kuda yang diperlukan oleh perusahaan sebanyak 4,5 Ton Per-Minggu.” tambah Disril. (Afr)






