158 Pasar Rakyat dan 5.409 Pedagang Pasar di Jabar, Telah Menerapkan Digitalisasi

Kab. Bandung Barat, BriliaNews.com – Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menghadiri Gebyar Pasar BTN dan Peresmian Pasar Tagog di Kabupaten Padalarang, Jawa Barat, Selasa (7/3/2023).

Gebyar Pasar BTN dengan tema Transformasi Digital pada Ekosistem Pasar ini, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perindag Bandung Barat, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara dan Direktur Utama PT Bangunbina Persada.

Wamendag Jerry mengatakan bahwa upaya penerapan digitalisasi pasar rakyat harus terus didukung dan dikembangkan, mengingat besarnya potensi yang dapat diraih oleh pengelola maupun pedagang pasar dalam meningkatkan pendapatannya.

Baca Juga  Menyasar Pontren di Jabar, Program Kejar Tabbayun Cerdaskan Santri dari Media Sosial

Pada tahun 2022, Kemendag menargetkan 1.000 pasar rakyat dan 1.000.000 UMKM terdigitalisasi. Target tersebut dicapai melalui beberapa kerja sama dan kolaborasi nyata, seperti pembayaran nontunai SIAP QRIS bersama Bank Indonesia dan PT Pos Indonesia.

Selain itu, Kemendag juga berperan aktif memfasilitasi pelaku usaha, yang memberikan perhatian terhadap pengembangan ekosistem digital di pasar rakyat.

Wamendag menjelaskan, capaian penerapan digitalisasi pasar rakyat dan digitalisasi pedagang pasar rakyat yang telah dilakukan Kemendag, mencapai 3.588 pasar rakyat dan 250.062 pedagang pasar rakyat hingga akhir tahun 2022.

Baca Juga  250 Tenaga Kesehatan Teladan se Indonesia Kunjungi Bio Farma

Khusus di Provinsi Jawa Barat, saat ini, capaian program digitalisasi telah mencakup di 158 pasar rakyat dan 5.409 pedagang pasar.

Dengan terselenggaranya Gebyar Pasar BTN di Pasar Tagog Padalarang, diharapkan kolaborasi yang tercipta dapat terus mengoptimalkan implementasi digitalisasi di pasar rakyat serta menyejahterakan pedagang pasar.

Pada kesempatan itu Wamendag juga melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok, serta melakukan belanja simulasi QRIS.

(Ida)