Jalin Potensi Kerjasama, Kementerian Kesehatan Ghana Kunjungi Bio Farma

Bandung, BriliaNews.com – Deputi Chief Health Planner Kementerian Kesehatan Ghana (Ghana Health Service/GHS), Sophia Kesewa Ampofo Kusi melakukan kunjungan ke Kantor Pusat Bio Farma di jalan Pasteur kota Bandung.

Dalam kunjungannya, rombongan Kementerian Kesehatan Ghana, didampingi Direktur Pengelolaan Imunisasi Ditjen Pencegahan dan pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Dr. Prima Yosephine.

Mereka diterima oleh Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan dan Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana Indrianti.

Kunjungan ini terkait dengan Program International Study to Health Instutions of Excellence in Immunization, untuk mempelajari sistem dan best practices di Indonesia dalam menjalankan program imunisasi, sekaligus penjajakan potensi kerjasama bidang kesehatan antar kedua negara.

Baca Juga  Ada Asia Afrika Festival 2026 di Akhir Pekan, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang ke Stasiun Lebih Awal

Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma, Yuliana menyambut baik kunjungan Kementerian Kesehatan Ghana, untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan industri vaksin di Bio Farma.

“Saya sangat senang menerima kunjungan dari delegasi Ghana Health Service untuk dapat berbagi pengalaman kami, mulai dari manajemen, distribusi dan proses penyimpanan vaksin di Bio Farma,” ungkap Yuliana di Bandung (24/5/2023).

Sementara Direktur Operasi Bio Farma, Rahman Roestan mengungkapkan, kunjungan ini dapat memperkuat potensi kerjasama, baik dengan Negara Ghana maupun negara lainnya.

“Melalui kunjungan ini kita dapat menjalin potensi kerjasama antar negara dan berbagi perspektif dari negara lain, agar bisa mendukung diplomasi kesehatan global,” ungkap Rahman.

Baca Juga  Lintas Cipeundeuy - Cirahayu Sudah Dapat Dilalui KA, Setelah Sebelumnya Terputus Akibat Longsor

Menanggapi hal tersebut, Deputi Chief Health Planner GHS (Ghana Health Service) Sophia Kesewa Ampofo Kusi mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi atas berbagai hal dengan Bio Farma, termasuk diantaranya mengenai industri vaksin.

“Kami sangat senang bisa berada di sini untuk berdiskusi dan melihat fasilitas yang ada. Saya berharap dapat memperoleh beberapa konsep baru dan rekan untuk menanyakan beberapa hal, mengenai manajemen vaksin dan fasilitas di Bio Farma,” ungkap Sophia.

Dengan melihat bagaimana Bio Farma bekerja khususnya pada transformasi kesehatan, ia berharap bisa menerapkannya untuk meningkatkan layanan kesehatan di Ghana.

Pewarta : Adi
Editor : Afrida