Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2023, dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan.
Disamping pemberian penghargaan kepada sejumlah dosen dan unit kerja atas berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,
momentum Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2023 lalu juga dimanfaatkan para mahasiswa, untuk memamerkan sejumlah karya seni dalam bentuk lukisan yang digelar di ruang exhibition Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD).
“Pameran lukisan tersebut sebagai bentuk aktualisasi peran dan fungsi mahasiswa, dalam mengembangkan minat dan bakat serta keterampilanya selama menjadi mahasiswa di perguruan tinggi,” kata Kepala Humas UPI Prof. Dr. Deni Darmawan dalam siaran persnya, Selasa (9/5/2023).

Menurut Deni Darmawan, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan pameran tersebut, sejalan dengan fungsi sistem pendidikan nasional dalam mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Hal itu bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” ujarnya.
Salahsatu karya seni dalam bentuk lukisan yang menarik perhatian pengunjung, adalah karya Natasya mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan yang memiliki keterampilan dalam karya seni Lukis.
Karya yang dipamerkan berupa lukisan ekspresi diri dan emotional manusia, yang menggambarkan psikologis manusia.
Ada lima karya lukisan yang diciptakan dan dipamerkan Natasya, berupa media visual sebagi bentuk edukasi kesehatan mental dan kesejahteraan mental manusia.
Lukisan pertama menggambarkan bagaimana pemikiran manusia yang berisik dan membuat mereka bingung, sehingga tertekan secara psikologi.
Kemudian ekspresi wajah dari lukisan pertama, dituangkan pada lukisan kedua, yang menggambarkan pikiran mempengaruhi ekpresi atau emosional kita diluar.
Pada lukisan ketiga, Natasya menggambarkan tentang manusia yang tidak bisa lepas dari kecemasan. Lukisan tersebut berkaitan dengan lukisan yang pertama dan kedua.
Lukisan keempat, Natasya menggambarkan bagaimana mereka mengekpresikan diri ketika psikologis mereka sejahtera, serta lukisan kelima, menggambarkan perempuan dan lak-laki menikmati wine, sebagai salah satu bentuk dari healing untuk kesejahteraan mental mereka.
Pewarta : Adi
Editor : Afrida






