Komitmen Terapkan Proses Bisnis Ramah Lingkungan , Bio Farma Raih Penghargaan Kategori Titanium dari Badan POM

Jakarta, BriliaNews.com – Bio Farma, Induk Holding BUMN Farmasi meraih penghargaan kategori Titanium dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), untuk Keberlanjutan Lingkungan di Industri Farmasi dan Makanan.

Penghargaan tertinggi tersebut diterima Bio Farma pada acara puncak peringatan World Environment Day, dengan tema “Menuju Sustainable Corporate Governance” yang digelar BPOM Republik Indonesia di Jakarta, Senin (17/7/2023).

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Penny K. Lukito mengatakan, Badan POM bersama Industri Obat dan Makanan menjadi bagian terdepan dalam mengawal sustainability lingkungan.

“Kami mendukung keberlanjutan produksi, konsumsi obat dan makanan berkelanjutan, untuk Indonesia Maju,” ungkap Penny K. Lukito.

Menurut Penny, jumlah industri obat dan makanan di Indonesia yang relatif banyak, menuntut metode konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Baca Juga  HUT ke 80 KAI, Daop 2 Bandung Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Manonjaya Tasikmalaya

“Obat dan makanan adalah komoditas hasil dari aktivitas manusia, yang dapat berdampak terhadap lingkungan,” jelasnya.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menuturkan Bio Farma memiliki komitmen yang sama dengan Badan POM, dalam mendukung produksi obat berkelanjutan yang ramah lingkungan.

“Penghargaan yang diterima oleh Bio Farma ini membuktikan komitmen Bio Farma, turut berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan melalui proses bisnis ramah lingkungan dalam keseluruhan rantai nilai,” papar Shadiq.

Didamping itu kata Shadiq, Bio Farma juga berupaya menjaga kelestarian lingkungan dalam proses bisnis perusahaan dari hulu ke hilir dalam keseluruhan proses, mulai dari proses seleksi pemasok, produksi, formulasi, filling, packaging, hingga penanganan produk jadi.

Baca Juga  Menko PMK Pratikno Tinjau Produk Unggulan PTDI pada Hari Pertama Pameran IISAR 2026

“Contohnya penggunaan bahan baku yang lebih ramah lingkungan, pemanfaatan energi terbarukan, penggunaan teknologi pengolahan limbah yang lebih efisien dan pengurangan emisi gas rumah kaca, ” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Medis dan Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki saat menerima penghargaan menyampaikan, Bio Farma berkomitmen tinggi dalam menjalankan aktivitas operasi yang ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan alam.

Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian lingkungan, Bio Farma menerapkan standar kepatuhan beyond compliance dalam pengelolaan lingkungan.

“Bio Farma juga mengintegrasikan kebijakan ramah lingkungan, dalam seluruh kegiatan operasional perusahaan,” ungkapnya.

Pewarta : Adi
Editor : Afrida