Kota Bandung, BriliaNews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Jawa Barat, menggelar donor darah di Kantor OJK Jawa Barat, Jl. Ir. H. Djuanda No. 152, Selasa (3/12/2024).
Direktur Departemen Organisasi Sumber Daya Manusia dan Budaya OJK, Agus Setiadi dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-13 OJK.
Ia mengatakan, ada sekitar sembilan kantor OJK yang rencananya akan menggelar donor darah dan terbagi dalam dua tahap.
Kegiatan di Kota Bandung ini sendiri, merupakan lanjutan dari beberapa kegiatan serupa, yang sudah OJK selenggarakan di provinsi lain.
“Misalnya di kantor OJK Provinsi Riau terkumpul 142 kantong darah dan di Palembang 140 kantong darah,” ujarnya.
Menurut Agus Setiadi, antusiasme masyarakat untuk mendonorkan darahnya sangat tinggi, namun ada beberapa pendonor yang ditolak karena beberapa alasan antara lain tensi darahnya tinggi, atau hemoglobinnya kurang. Termasuk saya juga hampir gagal karena kurang tidur,” ujarnya.
Agus mengatakan, di Kota Bandung ini pihaknya menargetkan 140-150 kantong darah.
“Mudah-mudahan bisa tercapai,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jabar Imansyah mengatakan, donor darah ini merupakan kegiatan yang sangat mulia.
Sayangnya, ia melihat kegiatan donor darah ini bukan merupakan kegiatan yang murah.
“Saya rasa biaya untuk kegiatan donor darah ini cukup mahal. Misalnya pengadaan kantongnya saja itu tidak murah. Lalu nanti darah yang dikumpulkan juga diseleksi lagi, dan bila tidak sesuai standar, tidak bisa dipakai. Dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Padahal, tambah Imansyah, PMI juga terkadang mengalami kekurangan kantong darah, di tengah kondisi banyak yang membutuhkan persediaan kantong darah.
Pasien yang harus rutin cuci darah, saat ini juga semakin banyak. Dan interval cuci darahnya juga semakin pendek, karena kualitas organnya yang semakin semakin memburuk
“Jadi tidak berlebihan bila saya sebut kegiatan donor darah ini sebagai kegiatan yang sangat mulia,” ujarnya.
“Mudah-mudahan, hari ini 140 yang sudah mendaftar, semuanya memenuhi passing grade, sehingga bisa diambil darahnya, dan kualitas darahnya juga baik, agar terpakai oleh banyak orang,” tutup Imansyah.
Pewarta : Adi






