Menhan Sjafrie Kunjungi PTDI, Dorong Percepatan Kontrak Efektif

Kota Bandung, BriliaNews.com – Menteri Pertahanan RI, Letjen TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin di dampingi Wakasad, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, Irjen Kemhan RI, Letjen TNI Rui F.G.P Duarte, Kabaranahan Kemhan RI, Marsdya TNI Yusuf Jauhari dan Dirjen Pothan Kemhan RI, Mayjen TNI Piek Budyakto, melakukan kunjungan kerja ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan beserta jajaran Direksi, serta Wakil Komisaris Utama PTDI, Marsda TNI (Purn.) Bonar H. Hutagaol dan Komisaris PTDI, Marsda TNI Oki Yanuar.

Kunjungan ini diawali dengan peninjauan fasilitas produksi dan hanggar PTDI, untuk melihat secara langsung kemampuan PTDI dalam mendukung pemenuhan kebutuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) nasional.

Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan mengatakan, dalam kunjungan ini Menhan berupaya mendorong percepatan efektif kontrak-kontrak yang sebelumnya telah diperoleh PTDI.

Baca Juga  Stok Minyak Goreng di Kota Bandung Aman

“Menhan meminta PTDI betul-betul siap dalam menjalankan kontraknya, baik dari kesiapan SDM maupun sistemnya,” kata Gita Amperiawan.

Ia juga memaparkan upaya PTDI dalam memperkuat perannya sebagai sentra pengembangan produk aerospace generasi baru.

“PTDI terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan start-up seperti PT Vela Prima Nusantara (Vela) dan PT Intercrus Aero Indonesia (Intercrus), yang berinisiatif mengembangkan moda transportasi masa depan yaitu pesawat terbang e-VTOL berbasis Advanced Air Mobility (AAM),” ujarnya.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi peran PTDI dalam mengembangkan ekosistem dirgantara, khususnya pada pemberdayaan SDM dan engineer muda di Indonesia untuk merealisasikan pengembangan, manufaktur, hingga komersialisasi pesawat AAM.

Ia berharap PTDI menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan industri pertahanan, dalam mewujudkan kemandirian pertahanan Indonesia.

Baca Juga  Dinas Sosial Jabar Tegaskan Siswa SLBN A Pajajaran Tetap Bisa Belajar di UPTD Griya Harapan Difabel Cimahi

“Sebagai industri strategis nasional, PTDI memiliki peran vital dalam meningkatkan daya saing melalui inovasi, pengembangan kapabilitas dan kapasitas produksi di bidang kedirgantaraan, sekaligus memperluas kontribusi Indonesia di sektor dirgantara global,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Menhan meninjau progress produksi 1 (satu) unit pesawat CN235-220 Military Transport (serial number N71) untuk end user TNI AL dan pesawat NC212i untuk end user TNI AU, serta hanggar N219 dan pesawat karya anak bangsa yang telah memperoleh kontrak pengadaan sebanyak 6 (enam) unit oleh Kemhan RI untuk end user TNI AD, sebagai salah satu kontrak yang akan diupayakan percepatan efektifnya.

Editor : Ida
Sumber: PTDI