Kota Bandung, BriliaNews.com – Bio Farma kembali menggelar program Employee Engagement dengan melakukan penanaman 2000 pohon di Taman Kehati, Kampung Cigagak Wetan, Cibiru, Kota Bandung, Kamis (23/1/2025).
Dalam hal ini, Bio Farma menyediakan 2.000 bibit pohon, untuk ditanam pada lahan seluas 2,2 hektar tersebut.
Kegiatan ini diselenggarakan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Bio Farma, untuk mendukung pelestarian biodiversity sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan karyawan.
Penanaman pohon melibatkan sekitar 100 karyawan Bio Farma, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, kelompok masyarakat sekitar serta pemerintahan desa setempat.
Pada kesempatan ini, peserta juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya pelestarian keanekaragaman hayati sebagai aset untuk generasi mendatang.
AVP. TJSL Bio Farma Sarmedi menyampaikan, program penghijauan ini merupakan salah satu upaya Perusahaan, dalam memulihkan keberadaan lahan hijau di daerah kota Bandung.
“Program employee engagement ini merupakan bagian dari inisiatif TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perusahaan di awal tahun 2025. Kami percaya bahwa dengan kontribusi perusahaan berupa bantuan bibit pohon, kami dapat membantu pemerintah kota dan masyarakat Kota Bandung untuk mengembalikan keberadaan lahan hijau,” ujar Sarmedi.
Menurutnya saat ini lahan hijau di Kota Bandung sangat terbatas, akibat banyaknya alih fungsi lahan. Oleh karena itu, melalui aksi nyata ini, ia berharap warga Kota Bandung dapat merasakan dampaknya secara langsung.
Jenis pohon yang ditanam mencakup 800 bibit pohon keras, 600 bibit pohon produktif, 200 bibit pohon tanaman sela, 200 bibit pohon kemiri, dan 200 bibit pohon cengkeh.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung revegetasi lahan kritis di kawasan Bandung, meningkatkan area resapan air, serta memperkuat ekosistem daratan sebagai bagian dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Di saat yang sama, Tenaga Ahli Pengembangan Vegetasi Taman Kehati Kota Bandung, Deni Hidayat Mukti menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dari berbagai pihak yang menyelenggarakan kegiatan penanaman ini.
“Taman Kehati merupakan salah satu kawasan konservasi ex-situ, yaitu kawasan konservasi di luar kawasan hutan. Melalui kerja sama dengan TJSL dari Bio Farma, kami dapat menyelenggarakan kegiatan penanaman sebanyak 2.000 pohon di Taman Kehati,” tutur Deni.
Ia berharap kerjasama ini tidak berhenti sampai di sini.
“Sebab, melestarikan bumi adalah tanggung jawab yang harus terus berlanjut untuk masa depan,” ujarnya.
Editor (Adi)






