Perhimpunan Amatir Foto Bandung, Klub Foto Tertua di Indonesia Peringati Hari Jadi ke-101

Kota Bandung, BriliaNews.com – Perhimpunan Amatir Foto Bandung, Klub Foto Tertua di Indonesia hari ini Sabtu (15/2/2025) memperingati hari jadinya yang ke-101.

Puluhan anggota, pengurus dan mantan ketua berziarah ke makam pendiri PAF, Wolff Schoemaker di TPU Pandu kota Bandung, Sabtu (15/2/2025).

Wolff Schoemaker merupakan arsitek, yang banyak mendirikan bangunan ikonik di Kota Bandung.

Ziarah diisi dengan berdoa bersama, tabur bunga dan pengantar dari pengurus PAF di salah satu makam umum tertua di Bandung tersebut.

Anniversary PAF-101 tahun ini mengangkat tema ‘Steady & Stronger’.

“Dengan usia organisasi PAF yang sudah mencapai 101 tahun ini, menjadi tantangan kita untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan dunia photography saat ini,” ujar Ketua PAF Peter Hadinata Putra.

Baca Juga  Ade Tajudin Sutiawarman Dilantik Jadi Kajati Jabar Gantikan Asep N. Mulyana

Peter mengatakan tradisi ziarah ke makam pendiri klub foto seperti PAF, tidak banyak dilakukan oleh klub-klub foto lain.

Selain ziarah, peringatan hari jadi PAF tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan lomba fotografi.

“Mulai dari syukuran di Gedung secretariat PAF, Hunting foto tematik, workshop, diskusi foto hingga hunting street photography,” ujarnya.

Peter mengungkapkan, pada tahun 1924 Schoemaker bersama rekan lainnya mendirikan Preanger Amateur Fotograafen Vereeniging (PAF), yang menjadi cikal bakal PAF sekarang.

Pendirian PAF ini diprakarsai oleh beberapa tokoh kenamaan Bandung.

Baca Juga  Dari 22 Stadion Sepak Bola di Indonesia yang Diaudit Kementerian PUPR, 5 Stadion Rusak Berat

Salah satunya oleh Guru Besar dari Technische Hogeschool (THS) (ITB sekarang) Prof. C.P. Wolff Schoemaker bersaudara dan Prof. Schermerhorn.

Sejumlah gedung landmark di Kota Bandung merupakan karya sang Meneer Schoemaker.

Gedung-gedung seperti Grand Hotel Preanger, Gedung Rektorat Universitas Pendidikan Indonesia (Villa Isola), Gedung Merdeka (Gedung Sociteit Concordia), GedungPLN), Observatorium Bosscha, hingga Mesjid Raya Cipaganti pun dirancang oleh pria yang memiliki nama muslim Kemal ini.

Dia juga pernah menjabat sebagai Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), saat masih bernama Technische Hogeschool Bandoeng (THB) dan menjadi mentor presiden pertama RI, Ir Sukarno.

(Adi)