KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Ngabuburit di Jalur Kereta Api

Kota Bandung, BriliaNews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung melarang masyarakat melakukan kegiatan ngabuburit di sepanjang jalur rel kereta api.

Aktivitas ngabuburit di jalur keretaapi sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan diri maupun perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan selama bulan Ramadan, jalur rel kereta api sering
menjadi tempat berkumpulnya masyarakat terutama anak-anak dan remaja untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Hal ini kata dia sangat berisiko karena jalur rel bukanlah area publik, melainkan zona terbatas yang diperuntukkan hanya untuk operasional kereta api.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jalur kereta api sebagai tempat ngabuburit atau bersantai menjelang waktu berbuka puasa, ini sangat berisiko karena dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal. Selain berisiko kecelakaan, aktivitas di jalur juga dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api,” jelas Kuswardojo, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga  KAI Berikan Apresiasi kepada Stakeholder dan Mitra atas Dukungan Pengamanan Aset Negara

KAI Daop 2 Bandung terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur rel dan patroli di berbagai titik rawan guna mencegah masyarakat beraktivitas di sekitar jalur rel.

Pihak KAI juga terus berkoordinasi dengan aparat kewilayahan setempat, untuk menindak tegas siapa pun yang melanggar aturan demi keselamatan bersama.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di jalur rel demi menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga  DAMRI Layani Angkutan Pariwisata ke Danau Toba

Apabila menemukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel, masyarakat dapat segera melaporkannya ke petugas KAI terdekat atau menghubungi Layanan Pelanggan KAI 121 melalui telepon 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email [email protected], atau media sosial resmi KAI.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan tidak bermain, berjalan, atau melakukan aktivitas lain di jalur rel dan saling mengingatkan jika di dapati ada seseorang atau sekelompok orang yang berada di jalur keretaapi yang bukan peruntukkannya. Karena keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tandas Kuswardojo.

(Adi)