Sekda Jabar Herman Suryatman Meninjau Rusunawa Rancaekek Kabupaten Bandung

Kab. Bandung, BriliaNews.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman meninjau rusunawa di Apartemen Transit Rancaekek, Kabupaten Bandung, Senin (24/3/2025).

Dalam kunjungannya, ia berdialog dengan warga yang merupakan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) binaan Pemdaprov Jabar, Pemkot Bandung, serta Kementerian Perumahan dan Pemukiman, dan Kementerian Sosial.

Salah satu keluhan yang disampaikan warga adalah kualitas air yang menyebabkan gatal-gatal.

Menanggapi hal ini, Herman memastikan bahwa Pemdaprov Jabar akan segera menangani permasalahan tersebut.

“Bisa jadi ada zat yang berbahaya, ini masalah kesehatan, masalah air. Pemda segera menangani,” kata Herman.

Lebih dari 50 KK dari Kota Bandung dan Kota Cimahi sebelumnya telah direlokasi ke rusunawa ini beberapa bulan lalu.

Baca Juga  Kriyanusa 2024, Amanda Soemedi Ajak Generasi Muda Cintai Produk Kerajinan Lokal

Sebagai bagian dari program pembinaan, mereka mendapatkan berbagai pelatihan keterampilan, mulai dari tata boga hingga hidroponik, dengan harapan mereka bisa mandiri dalam waktu satu tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Herman meninjau hasil pelatihan tata boga yang dijalani ibu-ibu PPKS. Berbagai makanan olahan telah diproduksi dan siap dipasarkan.

“Hasil buatan Ibu-ibu luar biasa. Ini nantinya akan didistribusikan dan dijual ke masyarakat. Mudah-mudahan ibu-ibu bisa mandiri,” ujar Herman.

Ia juga mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir, untuk membeli produk buatan warga sebagai bentuk dukungan nyata.

Baca Juga  Pemprov Jabar akan bangun 144 SLTA baru di 144 Kecamatan

Pelatihan hidroponik

Salah satu peserta pelatihan, Yeni berbagi pengalaman bahwa dirinya telah mengikuti pelatihan hidroponik dan mulai menjalankan usaha mandiri. Namun, ia mengaku masih membutuhkan tambahan modal untuk mengembangkan usaha.

Herman pun menekankan pentingnya keterlibatan seluruh anggota keluarga dalam usaha ekonomi.

“Ibu-ibu sudah jagoan wirausaha, bapaknya juga harus ikut bekerja. Jangan hanya duduk diam,” tegasnya.

Ia berharap program pembinaan ini dapat membantu warga PPKS keluar dari kondisi rentan dan menjadi keluarga yang mandiri secara ekonomi.

“Yang penting ada niat dan usaha. Pemda siap mendukung agar Ibu-ibu dan keluarga di sini bisa mandiri,” tutupnya.

(Ida)