Sempat Trading Halt, IHSG Ditutup Turun 3,84 Persen

Jakarta, BriliaNews.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia, pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS), Selasa (18/3/2025).

Hal ini dipicu oleh penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melebihi 5 persen.

Perdagangan akan berjalan kembali pada pukul 11:49:31 waktu JATS, tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Sekretaris Perusahaan PT BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan, hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan DIreksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020, perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di BEI dalam Kondisi Darurat.

Baca Juga  Bio Farma Bicara Inovasi dan Bagikan Ilmu Hadapi Pandemi Covid-19 di AIM Global 2023, Abu Dhabi

Dalam surat tersebut disebutkan, bila dalam satu Hari Bursa IHSG mengalami penurunan yang sangat tajam akan diberlakukan trading halt.

Bila penurunan IHSG melebihi 5 persen, dilakukan trading halt selama 30 menit.

Bila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 10 persen, dilakukan kembali trading halt selama 30 menit.

Namun bila IHSG mengalami penurunan lanjutan hingga lebih dari 15 persen, akan dilakukan trading suspend atau pembekuan perdagangan sampai akhir sesi perdagangan, bahkan bisa lebih dari satu sesi perdagangan, setelah mendapat persetujuan atau perintah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga  Tahun 2030 Seluruh Wilayah Indonesia Ditargetkan Bebas Kasus Malaria

Berdasarkan data terakhir pukul 16:08, IHSG dibuka di angka 6.458,67, mengalami titik terendah di angka 6.011, dan naik kembali ke angka 6.223,39 di akhir perdagangan atau turun 3,84 persen.

(Adi)