Kota Bandung, BriliaNews.com – Pada hari ketiga Lebaran (Rabu, 2/4), pengguna Commuter Line terpantau ramai, yang didominasi oleh pengguna musiman yang akan berwisata ataupun bersilaturahmi.
Total pengguna pada masa angkutan Lebaran sampai dengan Selasa (1/4) KAI Commuter telah melayani 793.363 orang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan, pada Rabu (2/4) sampai dengan pukul 15.00 WIB, tercatat 132.414 orang yang telah menggunakan Commuter Line.
“Mereka merupakan pengguna commuterline Bandung Raya, Walahar dan Jatiluhur, dengan jumlah perjalanan 58 per hari,” ujarnya.
Berikut rincian pengguna dimasing-masing Commuter Line dari (21/3-1/4) :
- Commuter Line Bandung Raya, 241.433 orang;
- Commuter Line Garut, 212.746 orang;
- Commuter Line Walahar, 189.717 orang;
- Commuter Line Jatiluhur 149.467 orang.
Sedangkan untuk volume pengguna stasiun tertinggi selama masa angkutan Lebaran, yakni Stasiun Bandung dengan jumlah pengguna 98.766 orang, disusul Stasiun Cicalengka dengan pengguna yang naik sebanyak 69.592 orang dan Stasiun Cikarang yang terintegrasi dengan Commuter Line Jabodetabek dan KA Jarak Jauh diangka 15.237 orang.
Menurut Joni Martinus beberapa Stasiun berdekatan dengan obyek wisata, seperti Stasiun Bandung dekat jalan Braga, Stasiun Padalarang Situ Ciburuy, Stasiun Cimekar dengan Masjid Al-Jabbar Bandung, Stasiun Garut dengan pemandian Cipanas.
“Sehingga para pengguna dapat memanfaatkan Commuter Line di Wilayah 2 Bandung ini untuk menuju destinasi wisata tersebut, dengan harga tiket yang ekonomis”, lanjut Joni lagi.
Untuk memudahkan dalam menggunakan perjalanan Commuter Line Wilayah 2 Bandung pemesanan tiket dapat menggunakan aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan atau melalui tike di loket stasiun Commuter Line wilayah 2 Bandung untuk pengguna prioritas
KAI Commuter juga mengimbau untuk selalu berhati-hati dalam menjaga barang bawaan, letakkan barang bawaan di atas rak bagasi dan pastikan selalu terpantau. Terus jaga dan awasi anak anda saat di dalam kereta maupun di stasiun. “Cek juga kembali barang-barang bawaan dan
tidak terburu-buru saat naik-turun kereta dan selalu dahulukan pengguna yang akanx turun”, tutup Joni.
(Ida)






