23 Guru Besar UPI Dikukuhkan, Warek : Jadilah Pemimpin Pemikiran di Panggung Nasional dan Global

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan upacara pengukuhan Guru Besar, yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A.

Pengukuhan 23 Guru Besar/Profesor tersebut dilaksanakan dalam 3 (tiga) hari, di gedung Achmad Sanusi jalan Setiabudhi kota Bandung, hari Selasa hingga Kamis, (20-22/5/2025).

Pada hari pertama, delapan Guru Besar menyampaikan pemikirannya masing-masing sebagai pidato pengukuhan Guru Besar.

Delapan Guru Besar tersebut adalah :

  1. Prof. Dr. Sucipto, M.Kes., AIFO, guru besar Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Pendidikan dan Pengembangan Guru Pendidikan Jasmani, dengan pidato pengukuhannya berjudul “Membentuk Karakter Siswa melalui Integrasi Teknologi Digital ke dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani”.
  2. Prof. Dr. Dikdik Zafar Sidik, M.Pd, guru besar Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Kondisi Fisik Olahraga, membahas Paradigma Periodisasi Program Latihan dalam Mengembangkan dan Meningkatkan Kemampuan Fisik Atlet Menuju Prestasi Tinggi.
  3. Prof. Dr. Anne Hafina Adiwinata, M.Pd., guru besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Sistem Penghantaran Bimbingan dan Konseling, membahas Pengembangan Kompetensi Konselor: Konselor Hadir dalam Merawat Luka dan Menumbuhkan.
  4. Prof. Dr. Ilfiandra, M.Pd., guru besar Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Sistem Manajemen Bimbingan dan Konseling, dengan topik bahasan Pendekatan Holistik Membangun Budaya Damai di Sekolah: Suatu Perspektif Multidisiplin;
  5. Prof. Dr. Leli Yulifar, M.Pd., guru besar Fakultas Pendidikan Ilmu Pegetahuan Sosial (FPIPS) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Museologi, membahas “Reimagining Museums: Spektrum Sumber Belajar Sejarah dalam Ruang Pendidikan yang Berkelanjutan”.
  6. Prof. Dr. Nanang Ganda Prawira, M.Sn., guru besar Fakultas Pendidkan Seni dan Desain (FPSD) bidang ilmu/kepakaran Kajian Budaya Visual dan Estetika Desain, dengan topik bahasan “Budaya Visual Era Media Sosial, Rivalitas Viralitas, dan Disrupsi Artificial Intelligence (AI): Tantangan dan Masa Depan Pendidikan Desain Komunikasi Visual”,
  7. Prof. Dr. Zakarias Sukarya Soeteja, S.Pd., M.Sn., guru besar Fakultas Pendidkan Seni dan Desain (FPSD) bidang ilmu/kepakaran Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Seni Rupa, mengangkat judul Memanusiakan Manusia melalui Seni, Implementasi Paradigma Pasca-Postmodern dalam Kurikulum Pendidikan Seni Rupa di Indonesia menjawab Tantangan Abad Ke-21 dan
  8. Prof. Dr. Neiny Ratmaningsih, M.Pd., guru besar Fakultas Pendidikan Ilmu Pegetahuan Sosial (FPIPS) UPI dalam bidang ilmu/kepakaran Strategi Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, menyampaikan pidato pengukuhannya berjudul “Pembelajaran IPS berbasis Modal Sosial: Strategi Membangun Jiwa Entrepreneurship Mahasiswa”.

Baca Juga  Sekda Jabar Herman Suryatman : Jumlah Pendaftar SPMB 2025 Tembus 262.000

Ketua Dewan Guru Besar (DGB) Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Didi Suryadi, M.Ed., menilai, para Guru Besar yang telah memaparkan pemikirannya pada pengukuhan hari ini, telah mampu menunjukkan potensi perseptual yang dimiliki kepada seluruh manusia, untuk bisa mengenali dunia ini dengan menunjukkan perspektif tertentu secara keilmuan sehingga mencapai suatu keyakinan tentang kebenaran.

Baca Juga  Solve Education Bersama Pemkot Semarang Beri Penghargaan bagi Guru Bahasa Inggris Teladan Melek Teknologi 2022

“Para Guru Besar telah mampu menunjukkan kemampuan dalam potensi memorial untuk menemukan pengetahuan yang sangat spesifik dalam bidang keilmuan. Tidak hanya itu, mereka juga telah mampu menunjukkan kemampuan instrospektifnya melalui pengetahuan yang dihasilkan dalam konteks keilmuan yang umum, sehingga menjadi jelas kebaruan ilmiah, keunikan, dan kontribusi dalam bidang keilmuan yang digeluti,” tuturnya.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A. berharap, para Guru Besar yang dikukuhkan dapat menjadi lokomotif inovasi yang berpihak pada kemanusiaan, menjadi pemimpin pemikiran di panggung nasional dan global, serta menjadi penjamin mutu dan intelektual dalam mendidik generasi penerus bangsa.

“Pengukuhan ini bukan garis akhir, ini merupakan titik awal untuk menjawab tantangan zaman dengan keteladanan dan berpikir melampaui batas sehingga menciptakan karya lebih banyak lagi,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Pendidikan Indonesia, Komjen. Pol (Purn) Drs. Nanan Soekarna menegaskan, para Guru Besar perlu mengedepankan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab, ketimbang hak dan kewenangan.

“Para Guru Besar harus memenuhi standar akuntabilitas yaitu yuridis-prosedural, teknis-profesional, etis-proporsional, spiritual-komitmen, transparansi, dan independensi,” pungkasnya.

(Adi)