Makassar, BriliaNews.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menggelar acara HERSHARE 2025 di Makassar dengan tema “Brain, Beauty, Wealthy”, Jumat (25/4/2025).
HERSHARE 2025 bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan perempuan, khususnya dalam pasar modal syariah.
Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyatakan kegiatan edukasi ini mengajak perempuan khususnya ibu rumah tangga, untuk memahami investasi yang benar dan menghindari investasi bodong.
“Kegiatan ini juga sejalan dengan Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025 yang diterbitkan oleh OJK, dimana perempuan dan ibu rumah tangga menjadi salah satu dari sepuluh sasaran prioritas literasi keuangan,” ungkap Jeffrey.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch Muchlasin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkolaborasi demi suksesnya penyelenggaraan HERSHARE 2025.
Menurutnya, kegiatan yang diadakan di Indonesia Timur ini bukan sekadar acara, tetapi gerakan untuk memberdayakan perempuan Indonesia dalam bidang keuangan dan investasi.
“Dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat, perempuan dapat menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat, menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan inklusif,” ujar Moch Muchlasin.
Kegiatan ini diisi dengan talk show dan peluncuran tiga program edukasi unggulan pasar modal syariah untuk tahun 2025.
Talkshow mengangkat tema “Wanita Muda Wajib Berdaya”, menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yaitu, Aliffa Milanisty, seorang atlet dan investor muda, yang berbagi pengalaman tentang pentingnya investasi sejak dini dan bagaimana olahraga membentuk disiplin yang berguna dalam dunia investasi.
Kemudian ada juga Maizan Rin Dalwain, Area Business Leader Sulawesi 1 Paragon Technology and Innovation, membahas peran perempuan dalam dunia bisnis dan pentingnya inovasi untuk mencapai kesuksesan.
Hadir pula Prischila Kadir, Putri Pariwisata Nusantara 2024 DKI Jakarta, menekankan bahwa kecantikan sejati berasal dari kecerdasan dan kemandirian finansial.
Pada Talk Show Sesi kedua berjudul “Money Matters for Moms”, berfokus pada peran ibu dalam mengelola keuangan keluarga. Hadir sebagai pembicara Lolita Setyawati, seorang perencana keuangan, memberikan tips praktis tentang perencanaan keuangan rumah tangga dan pentingnya memiliki dana darurat.
Kemudian Frisca Devi Choirina, mompreneur dan Founder Ngerti Saham, berbagi perjalanan hijrahnya dari investasi konvensional ke pasar modal syariah, yang menurutnya membawa keberkahan dan kedamaian hati. Moderator sesi ini adalah Aida Gunawan, Founder Para Perempuan Indonesia, yang menekankan pentingnya komunitas dalam mendukung perempuan untuk melek finansial.
Sementara tiga program edukasi unggulan pasar modal syariah untuk tahun 2025, yakni
Investroopers yaitu Program pengembangan Duta Pasar Modal Syariah (DPMS) untuk meningkatkan inklusi pasar modal syariah melalui kerja sama dengan komunitas.
Kedua, IDX Islamic Challenge (I2C) yaitu Program apresiasi bagi investor syariah yang aktif bertransaksi saham syariah melalui Sistem Online Trading Syariah (SOTS).
Ketiga, IDX Islamic Dare to Invest yang merupakan program untuk meningkatkan jumlah investor saham syariah di daerah dengan melibatkan peran Galeri Investasi Syariah (GIS), AB-SOTS, dan Kantor Perwakilan BEI.
Melalui HERSHARE 2025, diharapkan semakin banyak perempuan yang terlibat aktif dalam berinvestasi, khususnya di pasar modal syariah Indonesia.
Stigma bahwa investasi bersifat rumit dan hanya bisa dilakukan oleh laki-laki diharapkan dapat berubah, sehingga inklusi pasar modal menjangkau semua gender dan latar belakang masyarakat Indonesia.
(Adi)






