Dari Pelantikan Rektor Menuju UPI Gemilang, UPI Terbuka Menerima Masukan dan Kritik Konstruktif

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terbuka menerima segala bentuk saran, masukan, atau kritik konstruktif dari masyarakat, terkait dengan isu apapun, termasuk isu yang muncul pasca pelantikan Rektor UPI periode
2025-2030.

Kepala Hubungan Masyarakat UPI Prof. Suhendra mengatakan, transparansi dan akuntabilitas adalah pilar utama dalam membangun institusi pendidikan yang kredibel.

Oleh karena itu, UPI senantiasa membuka diri untuk menerima aspirasi dari pemangku kepentingan, baik secara
tertulis maupun dialog langsung, demi perbaikan di masa mendatang yang
berkelanjutan dan terwujudnya tata kelola institusi yang menjunjung tinggi
keunggulan, integritas, dan kepercayaan publik.

Hal itu disampaikan Prof. Suhendra dalam keterangan resminya, menanggapi pemberitaan tentang aksi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal yang melakukan walk out saat prosesi pelantikan Rektor, dikarenakan adanya penggunaan bahasa Inggris saat pembacaan sumpah jabatan oleh Rektor terlantik belum lama ini.

Baca Juga  412 dari 514 Kabupaten/Kota dan 7 provinsi di Indonesia Termasuk Jawa Barat Dinyatakan Bebas dari Penularan Malaria

Dalam sumpah jabatan tersebut, dibacakan “Bahwa saya akan menghindarkan diri dari perbuatan tercela serta menjunjung tinggi prinsip values for value, full commitment no conspiracy, dan defender integrity,”

Suhendra menuturkan bahwa penyisipan prinsip “values for value, full commitment no conspiracy, and defender integrity” pada akhir teks sumpah jabatan, bertujuan sebagai panduan dalam membangun tata kelola institusi yang unggul, berintegritas, dan terpercaya.

Prinsip ini dimaknai sebagai upaya mengedepankan nilai untuk kebermanfaatan, komitmen penuh tanpa konspirasi, dan menjadi pembela integritas yang menunjukkan kesungguhan UPI sebagai institusi yang beradaptasi dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  287 Dosen Praktisi Kolaborasi dengan Dosen UPI pada Program Praktisi Mengajar Kemendikbudristek Angkatan ke 3 di UPI

“Langkah tersebut merupakan komitmen UPI terhadap prinsip tata kelola universitas yang baik,” ujarnya.

Ia menyatakan, UPI menyadari adanya dinamika di masyarakat sebagai akibat pemberitaan melalui media massa dan media sosial.

Menyikapi pemberitaan yang berkembang di media terkait prosesi pelantikan Rektor UPI periode 2025-2030, UPI beritikad untuk merespons dampak yang timbul dengan mengedepankan prinsip keterbukaan informasi secara bijaksana.

“Selanjutnya, UPI terus berkomitmen untuk senantiasa melakukan perbaikan atau perubahan di masa mendatang sehingga menjadi lebih baik,” tegas Suhendra.

(Adi)