Semester I Tahun 2025, Pengguna KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Naik 19,3 Persen

Kota Bandung, BriliaNews.com – Semester I tahun 2025, PT Kereta Api Commuter Indonesia (KAI Commuter) Wilayah 2 Bandung meraih capaian kinerja positif, dengan naiknya jumlah penumpang secara signifikan.

Sebanyak 9,2 juta penumpang tercatat menggunakan layanan Commuter Line di wilayah ini, naik 19,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai 7,7 juta penumpang.

Kenaikan jumlah penumpang ini melanjutkan tren positif kenaikan penumpang dari tahun 2023 yang berjumlah 7,3 juta orang pada periode yang sama.

“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian positif. Kenaikan ini menjadi indikasi bahwa masyarakat semakin percaya dan beralih ke transportasi massal berbasis rel sebagai solusi mobilitas perkotaan,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, dalam konferensi pers di Bandung, Rabu (10/7/2025).

Menurut Joni Martinus, volume penumpang tertinggi terjadi di bulan April, dimana 1,7 juta orang menggunakan layanan Commuter Line.

Baca Juga  250.000 Pelayat Ucapkan Perpisahan Pada Pemakaman Paus Fransiskus

Berdasarkan jenis layanan, pada Semester I, Commuter Line Bandung Raya melayani 5,1 juta penumpang, atau rata-rata 28.600 orang per hari.

Sementara Commuter Line Walahar mengangkut 2,29 juta penumpang, dengan rata-rata 11.000 orang per hari, dan Commuter Line Garut melayani 1,4 juta penumpang, dengan rata-rata 8.200 per hari.

“Dan untuk Commuter Line Jatiluhur digunakan oleh 557.000 orang, dengan rata-rata 3.000 per hari,” lanjutnya.

Joni mengungkapkan, ada lima stasiun tersibuk selama semester 1 2025, yang mencerminkan intensitas mobilitas masyarakat di kawasan strategis.

Stasiun Bandung tertinggi dengan total 2,5 juta penumpang, terdiri dari 1,2 juta penumpang berangkat dan 1,3 juta penumpang tiba.

Sementara empat stasiun lainnya adalah Stasiun Cikarang 1 juta lebih penumpang, Stasiun Cicalengka 800 ribu lebih penumpang, Stasiun Padalarang 600–700 ribu penumpang, dan Stasiun Kiaracondong sekitar 500 ribu penumpang.

Peningkatan signifikan ini mencerminkan perubahan preferensi masyarakat, yang mulai memilih kereta komuter sebagai moda transportasi utama.

Baca Juga  Oknum Pegawai Outsourcing Terduga Edarkan Narkoba, KAI Serahkan pada Proses Hukum yang Berlaku

Selain bebas macet layanan Commuter Line juga lebih terjangkau berkat subsidi PSO pemerintah, efisien, serta ramah lingkungan, karena mengangkut penumpang dalam jumlah besar tanpa menambah kemacetan.

“Kenaikan ini menggambarkan kesadaran baru masyarakat terhadap pentingnya mobilitas yang efisien dan berkelanjutan. Ini kabar baik bagi masa depan transportasi perkotaan,” lanjut Joni.

KAI Commuter memastikan layanan akan terus ditingkatkan, baik dari segi frekuensi perjalanan maupun kenyamanan penumpang.

Saat ini, terdapat 38 perjalanan/hari untuk Commuter Line Bandung Raya, 10 perjalanan/hari untuk Commuter Line Walahar, 6 perjalanan/hari untuk Commuter Line Garut dan 4 perjalanan/hari untuk Commuter Line Jatiluhur

“Dengan dukungan infrastruktur yang terus diperkuat dan meningkatnya antusiasme pengguna, KAI Commuter Wilayah 2 Bandung optimistis menghadapi semester kedua 2025 dengan semangat baru dan target yang lebih tinggi,” pungkasnya.

(Adi)