12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025, Siapkan Jadi Generasi Emas di Tahun 2045

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyambut 12.519 mahasiswa baru melalui kegiatan MOKA-KU (Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum) 2025, yang digelar di Kampus Bumi Siliwangi dan kampus daerah UPI, Senin (25/8/2025).

MOKA-KU 2025 berlangsung selama 4 hari, selain untuk memperkenalkan diri, mahasiswa baru juga diperkenalkan terhadap kegiatan-kegiatan universitas, mulai dari kegiatan di tingkat universitas, fakultas, dan juga tingkat program studi.

“MOKA-KU UPI tahun 2025 ini diikuti oleh 12.519 mahasiswa baru, baik mahasiswa S1, S2, dan S3, yang tersebar di 9 Fakultas di Kampus Bumi Siliwangi, 5 kampus daerah, serta Sekolah Pascasarjana. Khusus di Gedung Gymnasium ini, diikuti 8.390 mahasiswa,” kata Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A.

Mahasiswa baru ini akan mendapatkan materi, baik dari pemateri nasional maupun dari universitas. Materi yang disampaikan difokuskan untuk menggembleng para mahasiswa, agar semangat belajar untuk menyongsong masa depan.

“Materi yang disiapkan, berkaitan dengan bagaimana menyiapkan mahasiswa kita menjadi Generasi Emas di tahun 2045, sehingga bisa turut berkontribusi untuk mencapai cita-cita besar Bangsa Indonesia,” tutur Prof. Didi.

Baca Juga  Bey Machmudin Sambut Kedatangan Kargo Perdana di Bandara KertajatiBawa Domba dari Australia

Menurutnya, MOKA-KU bukan hanya ajang penyambutan, tetapi pintu masuk menuju dunia kampus yang sarat dinamika.

Sebab, UPI bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang untuk tumbuh, berkreasi, dan berkontribusi. “Sehingga, mahasiswa dituntut tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam karakter, memiliki jiwa kepemimpinan, serta peduli pada masyarakat dan lingkungan ,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi era digital, kecerdasan buatan, dan big data. Kompetensi, kreativitas, daya kritis, serta kepekaan sosial, menjadi bekal utama bagi mahasiswa untuk menghadapi perubahan zaman.

Lebih lanjut dikatakan Prof. Didi bahwa visi UPI menjadi Universitas Pelopor dan Unggul (Leading and Outstanding).

Untuk itu, mahasiswa diharapkan mampu belajar secara sungguh-sungguh, mengasah keterampilan, serta membangun jejaring kolaboratif demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Keberhasilan di perguruan tinggi bukan hanya ditentukan oleh capaian akademik, melainkan ketika mahasiswa mampu menghadirkan karya, gagasan, dan kontribusi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  PT KAI Amankan Barang Tertinggal Pelanggan Senilai Lebih dari Rp13,2 Miliar

Dengan semangat tersebut, MOKA-KU 2025 diharapkan menjadi awal perjalanan mahasiswa baru UPI dalam menorehkan prestasi, memperluas wawasan, serta menyiapkan diri menjadi generasi unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi untuk bangsa.

Terkait dengan kegiatan MOKAKU, Prof. Didi dengan tegas menyatakan tidak akan mentolerir apabila terdapat tindak kekerasan pada masa orientasi ini.

Pihak Universitas dan panitia sudah membuat kontrak kinerja, kesepakatan, pakta integritas, bahwa mereka akan menghindari kegiatan-kegiatan yang menjurus kepada kekerasan, pelecehan seksual, narkoba, minuman keras, gerakan radikalisme, serta kegiatan yang terkait dengan plagiarisme.

“Bila ada yang melanggar, tentu itu bukan kebijakan Universitas, bukan kebijakan Kementerian, tetapi itu tindakan individu. Tentu kalau ada, itu akan kita proses dengan ketentuan yang berlaku, dan diberi sangsi sesuai ketentuan yang ada,” tegasnya.

Pewarta : Adi
Editor     : Afrida