UPI Gelar Seminar Nasional Ekonomi Kerakyatan, Implementasi Asta Cita dan Nilai Filosofis Pancasila

Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Seminar Nasional Ekonomi Kerakyatan: Implementasi Asta Cita dan Nilai Filosofis Pancasila, menghadirkan tokoh nasional, akademisi, dan pemimpin masyarakat, Jumat (26/9/2025).

Acara ini menjadi forum strategis untuk merumuskan gagasan, riset, dan rekomendasi kebijakan dalam membangun perekonomian Indonesia yang berkeadilan, inklusif, dan berakar pada nilai Pancasila.

Acara dibuka oleh Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi dan dihadiri Utusan Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi dan Perbankan, Menteri Koperasi RI Dr. Ferry Juliantono, Ustadz Dr. Adi Hidayat, Ph.D., Guru Besar UPI, Prof. Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.S., Ketua dan Sekretaris Majelis Wali Amanat UPI, unsur Forkopimda Jawa Barat, serta perwakilan dari 14 perguruan tinggi di Bandung.

Baca Juga  Tujuh Gagasan Guru Besar (FPMIPA) Menegaskan Jati Diri UPI sebagai Rumah Besar Keilmuan

Rektor UPI Prof. Dr. Didi Sukyadi menegaskan bahwa Asta Cita yang digagas Presiden RI sejalan dengan nilai Pancasila. UPI, katanya, memiliki tanggung jawab moral menghadirkan ide-ide segar, riset, dan kolaborasi, demi mewujudkan ekonomi kerakyatan sebagai jawaban atas tantangan global.

Sementara itu, pembicara kunci ustadz Dr. Adi Hidayat menyoroti makna “kerakyatan” dari perspektif linguistik dan religius. Sedangkan Menteri Koperasi RI menekankan bahwa koperasi dan UMKM sebagai pilar utama penguatan ekonomi nasional.

Baca Juga  26.998 Prajurit Dikerahkan Dalam Latihan Kogab TNI 2025 di Morowali

Guru Besar UPI, Prof. Dr. H. Eeng Ahman, M.S., menambahkan, gerakan 80 ribu Koperasi Merah Putih dapat menjadi strategi revolusioner dalam memperkuat perekonomian rakyat dengan meneladani praktik sukses negara maju.

Seminar ini menghasilkan kesepahaman bahwa keberhasilan ekonomi kerakyatan tidak hanya diukur dari pertumbuhan GDP, tetapi juga dari keterlibatan rakyat dalam sistem ekonomi.

Rekomendasi seminar akan disusun menjadi Naskah Akademik Ekonomi Kerakyatan sebagai kontribusi UPI bagi Presiden RI dan pemerintah dalam merumuskan peta jalan menuju Indonesia Emas 2045.

(Adi)