Kota Bandung, BriliaNews.com – Anggota DPRD provinsi Jawa Barat dari Fraksi PPP Dapil 6 Kab. Bogor H. M. Romli mengingatkan, pada tahun 2026, Transfer Ke Daerah (TKD) dari pusat ke Provinsi Jawa Barat
mengalami pengurangan sebesar Rp 2,45 triliun.
Menurutnya, penurunan TKD ini akan berpotensi menghambat pembangunan di Provinsi Jawa Barat.
TKD adalah dana dari APBN yang dikirim ke daerah untuk membiayai program pembangunan dan layanan publik.
“Tahun 2026, alokasinya akan berkurang. Padahal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) menargetkan kenaikan 3 persen belanja pembangunan dari APBD tahun 2025 ke APBD 2026,” ujar Romli, Kamis (16/10/2025).
Romli menegaskan, DPRD Jabar dan Gubernur Jabar akan terus berkolaborasi mencari cara agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berlanjut untuk kesejahteraan masyarakat Jabar.
“Perlu ada revisi target RPJMD, karena ini gambaran dari pola pembangunan oleh Gubernur bersama DPRD,” tegasnya.
Romli menjelaskan, DPRD Jabar akan memulai pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
“Pembangunan adalah tanggung jawab bersama. Saatnya kita ikut mengawal dan mengawasi,” pungkas M. Romli.
(Adi)






