Koperasi Desa Merah Putih Bantu Kesejahteraan Warga

Kab. Bandung Barat, BriliaNews.com – Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., menghadiri Video Conference (Vicon) bersama Menteri Koperasi dan UMKM Ferry Juliantono dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, dalam Groundbreaking Koperasi Merah Putih, yang diselenggarakan di Arena Joglo Perum Cilame Permai RW 19, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis nasional dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui penguatan koperasi, khususnya Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih).

Turut hadir Kasdam III/Slw, Irdam III/Slw, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, Danrindam III/Slw, Danbrigif 15/Kujang II, Pa Lo TNI AL dan TNI AU, Kabekangdam, Katopdam, Dandenmadam III/Slw, Wakil Bupati Bandung Barat, jajaran Forkopimda KBB, Kadis Koperasi dan UMKM KBB, Kadis DPMD KBB, serta para Camat se-Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga  Satpol PP Kota Bandung Bongkar 16 Lapak PKL Tak Aktif di Jalan Cicadas

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi dan UMKM menyampaikan, bahwa Koperasi Merah Putih lahir dari keprihatinan terhadap kondisi desa yang masih banyak masyarakatnya hidup dalam kemiskinan. Dengan hadirnya koperasi tersebut, diharapkan roda perekonomian desa akan bergerak lebih dinamis.

“Bersamaan dengan hari ulang tahun Bapak Presiden tanggal 17 Oktober 2025, kita mulai pembangunan fisik koperasi secara serentak sebanyak 800 unit, dan akan terus bertambah hingga tercapai target nasional 70.000 unit,” ungkap Menteri Koperasi.

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih kepada awak media mengatakan, pembangunan Koperasi Merah Putih di desa-desa Jawa Barat akan dilakukan secara masif, dengan target sekitar 4.000 unit dalam waktu tiga bulan.

Baca Juga  Masih ada Murid Belum Mengisi Data, PCMB di Jabar Diperpanjang Hingga 11 Juni 2026

“Koperasi Merah Putih di Desa/Kelurahan dibentuk untuk membantu kesejahteraan warga, khususnya di Desa Cilame dan umumnya di Jawa Barat. Kita harapkan pembangunan ini bisa selesai tepat waktu,” ujar Pangdam.

Salah satu syarat lokasi pembangunan koperasi adalah lahan minimal seluas 1.000 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 400–600 meter persegi untuk gedung dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kita doakan bersama agar seluruh Koperasi Merah Putih ini sukses dan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tutur Pangdam.

Pada kesempatan tersebut Pangdam III/Slw mendapatkan Pemaparan Sitplain Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di lanjutkan peletakan baru bersama serta melaksanakan peninjauan Biovlog Ds. Cilame. 

(Ida)