BRIN Sebut AI Bukan Ancaman tapi Alat Tingkatkan Kualitas Kerja

Kota Bandung, BriliaNews.com – Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marsudi Wahyu Kisworo meyakini, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan bukanlah ancaman bagi tenaga manusia, melainkan alat yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kerja.

“AI tidak akan menggantikan manusia. Tetapi manusia yang tidak menggunakan AI, akan kalah dengan manusia yang memanfaatkan AI,” kata Marsudi di Bandung, Kamis (20/11/2025).

Marsudi menjelaskan, penggunaan AI dapat mempercepat proses pelayanan publik, mengurangi kesalahan, serta memastikan validitas data yang digunakan pemerintah.

Baca Juga  Pelaksanaan Angkutan Lebaran 2022 di Jabar Secara Umum Berjalan Sukses

Menurutnya, ketika pemerintah memiliki data yang akurat dan terintegrasi, maka kebijakan publik dapat dirumuskan secara lebih tepat sasaran.

“Dengan AI, proses menjadi lebih cepat dan lebih akurat. Dan yang terpenting, data yang dihasilkan lebih valid,” tambahnya.

Ia mencontohkan implementasi AI di berbagai daerah dan negara yang mampu meningkatkan efisiensi, mulai dari pengelolaan aduan masyarakat, prediksi kebutuhan layanan, hingga pemetaan potensi risiko kebencanaan.

Teknologi AI, katanya, dapat memberikan analisis cepat dan mendalam, yang sebelumnya membutuhkan waktu lama jika dilakukan secara manual.

Baca Juga  Hadapi Penutupan TPA Sarimukti Desember 2026, Pemkot Bandung Kejar Pengolahan 600 Ton Sampah Per Hari

Bagi Pemkot Bandung, AI bukan sekadar tren teknologi, tetapi elemen penting dalam transformasi birokrasi yang lebih modern dan responsif.

Pemkot Bandung telah mulai menerapkan pendekatan berbasis data dan AI pada beberapa sektor, termasuk pengelolaan informasi publik, administrasi kependudukan, hingga perencanaan pembangunan berbasis prediktif.

Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, efektif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara real-time.

(Ida)