UPI Merilis Data Terbaru Mahasiswa yang Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Kota Bandung, BriliaNews.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terdampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan rilis Humas UPI, data sementara per 5 Desember 2025, terdapat 5 mahasiswa yang mengalami dampak langsung dari musibah tersebut, yakni Sitti Ramlah, Redi Simatupang, Rieke, Fadhil, Asyfa Khaira dan Olivia Yulinana.

Sitti Ramlah, mahasiswi Program Studi S1-PGPAUD FIP UPI Semester 3, melaporkan bahwa rumah keluarganya tertimbun longsor akibat banjir. Hingga kini, akses menuju lokasi masih terputus, sehingga bantuan belum dapat menjangkau wilayah tersebut.

Kemudian Redi Simatupang, mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bisnis FPEB UPI Semester 3, menyampaikan bahwa rumah keluarganya terendam banjir. Mobil yang digunakan orang tuanya bekerja dilaporkan tertimbun lumpur akibat luapan banjir.

Baca Juga  West Java Youth Camp 2024, Sekda Jabar Herman Suryatman  Kukuhkan Siswa SMA/SMK Sebagai Duta Integritas

Sementara Rieke, mahasiswa program Studi S1 Pendidikan Bisnis FPEB UPI
menyebut bahwa rumah kakek dan neneknya terdampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Fadhil, mahasiswa S1 Pendidikan Bisnis FPEB UPI Semester 3, melaporkan bahwa rumah keluarganya terendam banjir dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Seluruh barang dan perabot rumah tangga rusak dan tidak dapat digunakan.

Sedangkan Asyfa Khaira, mahasiswi Program Studi PGSD UPI angkatan 2025, turut dilaporkan terdampak dalam peristiwa banjir bandang tersebut.
Hingga saat ini, proses pendataan terkait dampak yang dialaminya masih terus dilakukan

Sebelumnya, kediaman Olivia Yulinana, mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) angkatan 2024, dilaporkan mengalami kerusakan parah serta harus kehilangan beberapa anggota keluarganya.

Baca Juga  Pemdaprov Jabar Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Smiling West Java Academy

UPI melalui Direktorat Kemahasiswaan menyatakan akan melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah dukungan bagi mahasiswa terdampak.

Bentuk bantuan mencakup pendampingan psikososial, bantuan logistik, hingga dukungan finansial sesuai kebutuhan.

Pihak kampus masih terus melakukan pendataan mahasiswa yang terdampak, berkomunikasi dengan perwakilan mahasiswa juga keluarga untuk memastikan kondisi serta kebutuhan mendesak di lapangan.

UPI juga masih membuka penggalangan dana bagi sivitas akademika, mitra, dan masyarakat umum yang akan menyalurkan donasi, guna meringankan beban keluarga serta masyarakat terdampak. Donasi dapat disalurkan melalui BNI Virtual Account: 9881954325103310 dengan Nama VA: Penggalangan Dana Banjir Aceh dan Sumatra.

(Adi)