Kota Bandung, BriliaNews.com – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Rektor tentang pembebasan biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan memberikan beasiswa kepada mahasiswi terdampak bencana banjir bandang Sumatera Barat Olivia Yuliana.
Penyerahan SK tersebut dilakukan di Gedung Bumi Siliwangi Kampus UPI, Kota Bandung, Rabu (10/12/2025).
Olivia Yuliana merupakan mahasiswi program studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK) Angkatan 2024.
Ia kehilangan kedua orang tua serta dua kakaknya akibat bencana banjir bandang yang melanda Palembayan, Salareh Aia Timur, Jorong Kampung Tangah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan keputusan ini merupakan bentuk empati institusi terhadap beban berat yang dialami Olivia, sekaligus komitmen untuk memastikan keberlanjutan studinya.
Adapun tiga bentuk bantuan yang diberikan UPI ialah pembebasan UKT hingga lulus, sesuai SK Rektor, akses tinggal di Asrama Putri UPI, apabila dibutuhkan dan pemberian biaya hidup sebesar Rp 750.000 per bulan hingga semester 8, sebagai bentuk dukungan untuk pemulihan dan keberlangsungan pendidikan.
“Kami sepakat memberikan bantuan ini agar Olivia dapat melanjutkan kuliahnya tanpa hambatan. SK ini menjadi dasar bagi seluruh unit terkait, untuk menindaklanjuti dukungan tersebut,” ungkap Rektor.
“Hari ini kami serahkan SK secara resmi, sekaligus memberikan penguatan moral kepada Olivia, Dengan demikian, tidak akan ada pihak mana pun di UPI yang tidak mengetahui ketetapan ini. Penyerahan SK ini juga sekaligus menjadi bentuk sosialisasi—bukan untuk disebarkan di media sosial, tetapi murni sebagai penyerahan resmi,” tuturnya.
Rektor menegaskan bahwa UPI juga sedang mendata mahasiswa lain yang terdampak bencana, untuk memastikan bantuan disesuaikan secara adil berdasarkan tingkat kebutuhan masing-masing.
“Sementara ini ada empat yang terdata, dengan kondisi yang berbeda. Setelah seluruhnya terdata, akan kami evaluasi dan kaji bersama, bantuan apa yang akan universitas berikan. Tentu bentuk bantuan akan berbeda-beda tergantung kondisinya, namun kami akan seoptimal mungkin membantu dengan sumber daya yang ada,” tegas Prof. Didi.
Olivia Yuliana yang masih dalam suasana berduka, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan universitas.
“Saya mengucapkan terima kasih. Saya hanya meminta doa saja untuk keluarga Olivia agar diberi ketenangan,” ucapnya sambil terisak tangis.
“Cita-cita Olivia memang ingin menjadi guru olahraga. Terima kasih UPI yang sudah memberikan support kepada Olivia dan keluarga. Semoga Olivia bisa menyelesaikan studi di UPI ini dan membanggakan keluarga,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Erix, selaku kerabat yang mendampingi Olivia di Bandung, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada UPI atas perhatian yang diberikan.
“UPI bukan hanya membantu secara finansial, tetapi juga memulihkan mental Olivia. Kami sangat berterima kasih atas kunjungan pimpinan UPI pada hari-hari pertama setelah kejadian,” ujarnya.
Erix menjelaskan Olivia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dan satu-satunya yang menempuh pendidikan tinggi, sehingga keberlanjutan studinya sangat diharapkan bagi keluarga.
“Satu minggu setelah musibah, Olivia sudah kembali kuliah. Besar harapan kami ia bisa menyelesaikan pendidikannya dengan baik,” tuturnya.
Pewarta : Adi
Editor. : Afrida






