Direktur Utama BEI Iman Rachman Mengundurkan Diri

Jakarta, BriliaNews.com – Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman, menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, terhitung mulai Jumat (30/1/2026).

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia Kautsar Primadi Nurahmad dalam siaran persnya hari ini (30/1) mengatakan, pengunduran Diri Dirut BEI tersebut
sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi Pasar Modal Indonesia selama beberapa waktu
ke belakang.

“Selanjutnya, Manajemen BEI akan menjalankan prosedur sesuai dengan dokumen tata kelola
perusahaan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga  Presiden Joko Widodo Resmikan Bendungan Sukamahi di Kabupaten Bogor

Seperti diketahui
pada Rabu (28 Januari 2026) telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan
(trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta
Automated Trading System (JATS).

Perdagangan kemudian dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS
tanpa ada perubahan jadwal perdagangan.

Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan Indeks
Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai 8%.

BEI melakukan upaya ini dalam rangka menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan
efisien sesuai dengan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan diatur lebih
lanjut pada Surat Keputusan Direksi BEI nomor Kep-00002/BEI/04-2025.

Baca Juga  DPRD Jabar Umumkan Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota Komisi Informasi JabarPeriode 2024-2028

Sebagai informasi, penurunan IHSG hingga 8% tersebut terjadi pasca MSCI mengumumkan pembekuan sementara perlakuan indeks untuk saham-saham Indonesia pada Rabu (28/1/2026).

MSCI melakukan kebijakan pembekuan seluruh kenaikan bobot saham Indonesia, penghentian penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI, serta tidak adanya kenaikan kelas saham di seluruh segmen indeks.

(Adi)