Perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Bandung, Farhan: Meriah dan Kondusif

Kota Bandung, BriliaNews.com – Perayaan pergantian Tahun Baru 2026 di Kota Bandung berlangsung meriah dan kondusif. Hal itu terpantau saat Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meninjau sejumlah lokasi.

Monitoring dilakukan menggunakan kendaraan roda dua dengan menyasar sejumlah titik strategis, antara lain Pos Pengamanan Stasiun Bandung, Paskal 23, Pos Pengamanan Terpadu Soekarno, serta kawasan Balai Kota.

Dalam kegiatan ini, Wali Kota didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung, di antaranya Kapolres Kota Bandung, Dandim, unsur Polisi Militer (Denpom), Kejaksaan, TNI AL (Lanal), serta Sekretaris Daerah Kota Bandung, Asisten Daerah (Asda) 1, 2, dan 3, para kepala perangkat daerah serta seluruh tim gabungan.

Berdasarkan hasil pantauan, Wali Kota Bandung mengungkapkan bahwa sejak 23–24 Desember, Stasiun Kereta Api Bandung mencatat rata-rata 20.000 hingga 30.000 penumpang per hari.

Kondisi tersebut membuat area stasiun mengalami kepadatan, namun masih dalam batas terkendali.

Baca Juga  Wali Kota Bandung Ajak Wisatawan Belanja Produk UMKM

“Memang padat, tapi alhamdulillah kondusif. Hal terpenting, tim kesehatan standby di stasiun, karena setelah perjalanan jauh biasanya ada warga yang mengalami gangguan kesehatan,” ujar Farhan.

Selain stasiun, pemantauan juga dilakukan di terminal-terminal besar serta kawasan hiburan dan wisata, termasuk Jalan Asia Afrika yang menjadi salah satu pusat keramaian utama pada malam pergantian tahun.

Dalam pengamanan malam Tahun Baru, Pemkot Bandung bersama TNI-Polri menyiagakan 18 Pos Pengamanan (Pos Pam) yang tersebar di berbagai titik kota. Seluruh jajaran TNI, Polri, Koramil, Polsek, hingga Forkopimda disebut berada dalam kondisi siaga penuh.

“Alhamdulillah tidak ada kejadian menonjol atau hal-hal yang aneh. Suasana meriah, warga menikmati malam pergantian tahun dengan tertib,” kata Farhan.

Ia menambahkan, pengawasan juga dipecah ke sejumlah wilayah. Termasuk ke wilayah timur Kota Bandung, termasuk Gedebage.

Baca Juga  Ineu P. Sundari Ajak Kaum Milenial Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Pemerintah Kota Bandung memastikan bahwa seluruh rangkaian pengamanan dan perayaan selesai pada pukul 01.00 WIB, dilanjutkan dengan pembersihan area publik guna mencegah kerumunan berkepanjangan.

“Kita jaga, bukan begadang. Jam satu malam kita mulai bersihkan area supaya tidak ada kumpul-kumpul terlalu lama,” tegas Farhan.

Dalam refleksinya, Farhan menyebut tahun 2025 sebagai tahun pembelajaran di masa awal kepemimpinannya.

Berbagai ujian, mulai dari bencana, gangguan keamanan, hingga persoalan hukum, menjadi pengalaman penting bagi Pemerintah Kota Bandung.

“Alhamdulillah semua bisa dilalui dengan dukungan Forkopimda, TNI-Polri, kejaksaan, pengadilan, hingga BIN yang sangat solid,” ujarnya.

Memasuki 2026, Pemkot Bandung akan fokus pada pembenahan permukiman dan kewilayahan melalui Program Prakarsa, penguatan deteksi dini dan pencegahan bencana bersama Forkopimcam, serta percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya 17 ruas jalan utama.

(Ida)