BNN Provinsi Jabar Sidak Tes Narkoba Petugas KAI di Stasiun Bandung, Seluruh Petugas Dinyatakan Bebas Narkoba dan Siap Melayani Pelanggan

Kota Bandung, BriliaNews.com – KAI Daop 2 Bandung bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Barat, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) tes penggunaan narkoba kepada petugas operasional di Stasiun Bandung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan kereta api, bagi seluruh pelanggan khususnya selama angkutan lebaran 2026 berlangsung.

Sidak dilakukan terhadap berbagai unsur petugas operasional, mulai dari masinis, PPKA, petugas pengamanan seperti Polsuska dan security, petugas frontliner pelayanan, dan petugas posko Angkutan Lebaran 2026, di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung.

Pemeriksaan dilakukan secara acak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, guna memastikan kondisi riil para petugas di lapangan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan, tes narkoba ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan operasional. “Sebab, petugas yang bertugas di lapangan memiliki peran vital dalam menjamin perjalanan kereta api berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kuswardojo, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga  Libur Panjang Hari Raya Waisak 2025, Daop 2 Bandung Siapkan 124.703 Tempat Duduk Selama 5 Hari

Ia menuturkan melalui sinergi dengan BNN Jawa Barat, KAI Daop 2 Bandung ingin memastikan seluruh petugas berada dalam kondisi prima, bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Hal ini juga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir potensi risiko yang dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Dengan dilaksanakannya sidak ini, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat memberikan rasa aman kepada pelanggan serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan selamat, tertib, dan nyaman. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal dan terpercaya.

Dalam pelaksanaannya, sidak dilakukan dengan metode pemeriksaan tes urine yang dilakukan secara profesional oleh tim dari BNN Jabar. Seluruh proses pemeriksaan dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akurasi, serta menjaga privasi petugas yang diperiksa.

Baca Juga  Ridwan Kamil Ajak PWNU Perkuat Kolaborasi Wujudkan Jabar Juara Lahir Batin

Hasil dari pemeriksaan ini menunjukkan, seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung dinyatakan aman dan bebas dari pengaruh narkoba, sehingga siap melayani pelanggan.

Menurut Kuswardojo, tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja, khususnya bagi petugas operasional yang berkaitan langsung dengan keselamatan perjalanan. Jika ditemukan pelanggaran, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari budaya keselamatan (safety culture) yang terus diperkuat oleh KAI. Selain pemeriksaan narkoba, perusahaan secara rutin melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan, pembinaan, serta pelatihan kompetensi bagi seluruh petugas operasional.

KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas, disiplin, serta gaya hidup sehat guna mendukung kinerja yang optimal.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” tegas Kuswardojo.

(Adi)