Kota Bandung, BriliaNews.com – KAI Commuter mencatat tren pergerakan masyarakat yang sangat tinggi di Area 2 Bandung pàda masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026. Selama masa Angkutan lebaran dari tanggal 11 hingga 30 Maret 2026, KAI Commuter melayani total 1.318.185 pengguna Commuter Line di Area Bandung dan sekitarnya.
Secara keseluruhan, rata-rata volume pengguna per hari mencapai 65.909 orang. Puncak kepadatan pengguna tertinggi terjadi pada Senin, (23/03), dengan volume 87.500 pengguna layanan Commuter Line.
“Ini menjadi rekor terbaru dalam masa Angleb Commuter Line Area 2 Bandung,” kata Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Selasa (31/3/2026).
Menurut Karina, untuk mengakomodasi tingginya mobilitas masyarakat, KAI Commuter Area 2 Bandung mengoperasikan 57 perjalanan dengan menyediakan 42.294 tempat duduk per hari.
Lonjakan mobilitas paling signifikan terpantau pada periode libur panjang Lebaran dan cuti bersama, yakni tanggal (22-25/03). Pada periode empat hari tersebut, total volume pengguna mencapai 341.763 orang. Sedangkan pada masa posko Angleb (13-30/3) jumlah pengguna Commuter Line di angka 1.225.677 orang.
“Mayoritas pengguna pada periode ini memanfaatkan Commuter Line lokal untuk bersilaturahmi ke sanak saudara serta mengunjungi berbagai destinasi wisata unggulan yang berada di sekitar jalur kereta api, seperti Kawasan Bandung,” ucap Karina.
Ia menuturkan angka pergerakan masyarakat yang meninggi pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, menunjukkan tingkat kepercayaan yang besar terhadap layanan Commuter Line.
“Kami pun telah mengantisipasi lonjakan ini sejak awal dengan memastikan keandalan sarana, menyiagakan personel ekstra di stasiun-stasiun padat, dan memastikan alur penumpang tetap aman dan terkendali meski volume melonjak tajam,” ujar Karina.
Pergerakan volume pengguna tertinggi untuk perjalanan Commuter Line di Area 2 Bandung, terjadi pada Commuter Line Bandung Raya relasi Padalarang-Cicalengka. Stasiun-stasiun yang mencatat volume tertinggi selama periode ini meliputi Stasiun Bandung sebanyak 179.619 orang, Stasiun Cicalengka 140.488 orang, Stasiun Cikarang 139.326 orang, Stasiun Padalarang 104.989 orang dan Stasiun Rancaekek 88.645 orang.
Selain itu, stasiun integrasi antarmoda di Area 2 Bandung juga memiliki berbagai peran, di antaranya Stasiun Padalarang yang terintegrasi dengan Kereta Cepat Whoosh, dan Stasiun Bandung yang juga membuktikan perannya terhadap kemudahan konektivitas antarmoda seperti Bus Metro Bandung, Bus Damri dan juga angkutan umum kota (Angkot) serta transportasi online.
Secara operasional, angka 1.318.185 orang ini menorehkan catatan positif. Realisasi volume pengguna selama Angkutan Lebaran 2026 ini mencapai 96% dari proyeksi awal yang telah ditetapkan perusahaan sebanyak 1.366.941 orang. “Masih ada 2 hari lagi masa Angleb tahun ini,” tutur Karina.
“Angka ini akan terus naik seiring dengan selesainya masa Angleb di tanggal 1 April 2026,” katanya lagi.
Karina juga menyampaikan apresiasi atas kelancaran operasional selama periode ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang setia mempercayakan perjalanannya bersama Commuter Line Lokal. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholders, aparat kewilayahan, serta dedikasi petugas di lapangan. KAI Commuter akan terus berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya aman dan terintegrasi, tetapi juga ramah bagi seluruh kalangan pengguna,” tutup Karina.
Informasi terkini seputar layanan KAI Commuter dapat diakses melalui aplikasi Access By KAI, media sosial resmi @CommuterLine, serta call center 121.
(Ida)






