Laksanakan Pengawasan di Kampung Adat Cireundeu, Ketua DPRD Jabar: Warga Keluhkan Jalan Gelap hingga BPJS Tak Bisa Digunakan

Kota Cimahi, BriliaNews.com – Ketua DPRD provinsi Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintah di Kampung Adat Cireundeu kota Cimahi.

Dalam kegiatan tersebut, politisi senior partai Gerindra tersebut menerima banyak keluhan dan usulan dari warga kampung Adat.

Ia mengungkapkan, dari keluhan yang disampaikan, diantaranya permasalahan yang terkait dengan pelayanan publik dan kebutuhan dasar yang belum terpenuhi.

“Warga menyampaikan bahwa akses jalan di kawasan kampung gelap, karena penerangan jalan umum (PJU) banyak yang mati,” ungkapnya, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga  Biaya Perjalanan Ibadah Haji Tahun 2023 Disepakati Rp49,8 juta per Jemaah

Tidak hanya itu, lanjut Buky, warga juga mengeluhkan tembok penahan tanah (TPT) di sekitar pemukiman yang dilaporkan rubuh dan belum ada perbaikan.

“Ada juga warga yang mengeluh BPJS keluarganya dinonaktifkan. Saat didaftarkan ulang, hanya satu anggota keluarga yang kembali aktif,” imbuh Buky.

Buky menegaskan, pemerintah tengah menata ulang Penerima Bantuan Iuran (PBI). Ia berharap persoalan ini bisa segera diselesaikan, sehingga masyarakat penerima manfaat bisa mendapat bantuan.

Baca Juga  Mulai 1 Februari 2025 KA Pasundan Relasi Kiaracondong - Surabaya Berhenti di Stasiun Rancaekek

“Tapi yang jelas, dalam proses ini tidak boleh ada rumah sakit yang tidak melayani masyarakat yang sakit maupun yang perlu dirawat. Bila ada yang menolak silahkan dilaporkan,” tegasnya.

Buky mengatakan, setiap keresahan yang disampaikan menjadi pengingat, bahwa kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan hingga ke lingkungan masyarakat.

“Semoga persoalan yang ada dapat segera ditindaklanjuti, sehingga warga Cireundeu bisa mendapatkan pelayanan dengan semestinya,” tutup Buky.

(Adi/Adv)