Satpol PP Kota Bandung Bongkar 16 Lapak PKL Tak Aktif di Jalan Cicadas

Kota Bandung, BriliaNews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung terus melakukan penataan kawasan perkotaan, demi menciptakan ruang publik yang lebih tertib dan nyaman. Terbaru, penanganan dilakukan di kawasan Cicadas, tepatnya di jalur yang direncanakan menjadi lintasan Bus Rapid Transit (BRT).

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Bandung, Yayan Ruyandi mengungkapkan, langkah yang dilakukan bukanlah penertiban besar-besaran, melainkan pembersihan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang sudah tidak aktif.

“Hal yang kita lakukan kemarin adalah pengangkutan roda atau lapak yang sudah tidak digunakan untuk berjualan. Totalnya ada 16 roda, diangkut dalam dua tahap masing-masing delapan roda,” kata Yayan, baru-baru ini.

Baca Juga  Akhir Masa MoU, Pemkot Bandung Pastikan Pakan, Kesehatan dan Gaji Pegawai Kebun Binatang Bandung Tetap Terjamin

Pengangkutan dilakukan pada 8 April dan 20 April 2026 oleh satu peleton personel Satpol PP yang berjumlah sekitar 30 orang. Langkah ini diambil untuk menghilangkan kesan kumuh sekaligus menata kawasan agar lebih rapi dan estetik.

Yayan mengatakan, kawasan Cicadas termasuk dalam jalur BRT yang melintasi 12 kecamatan di Kota Bandung, termasuk Kecamatan Cibeunying Kidul. Namun, untuk penertiban menyeluruh di jalur tersebut saat ini masih dalam tahap administratif.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat Triwulan I/ 2026 Melaju 5,79 Persen, Lampaui Nasional

“Saat ini baru sampai surat peringatan kedua (SP2). Penertiban menyeluruh akan dilakukan setelah SP3 diterbitkan dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan,” ujarnya.

Ia juga memastikan proses pengangkutan lapak tidak menimbulkan konflik di masyarakat. Seluruh langkah dilakukan berdasarkan hasil musyawarah antara koordinator PKL, pihak kecamatan, kelurahan serta Satpol PP.

“Tidak ada penolakan karena ini hasil kesepakatan bersama. Lapak yang diangkut memang sudah tidak aktif jadi lebih baik dibersihkan agar tidak terbengkalai,” ucapnya.

(Sri)