Tunjukkan Kinerja Positif, Komisi III DPRD Jabar Dorong Percepatan Penyelesaian Gedung Baru BJB Padalarang

Kab. Bandung Barat, BriliaNews.com – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong kinerja perbankan daerah semakin optimal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jajang Rohana menyampaikan, secara umum kinerja Bank BJB Cabang Padalarang menunjukkan tren yang sangat positif.

Hal itu disampaikan Jajang Rohana Saat meninjau pembangunan Gedung BJB Cabang Padalarang di Kabupaten Bandung Barat, dalam rangka evaluasi kinerja mitra kerja Tahun 2025 dan Triwulan I Tahun 2026, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK), penyaluran kredit, hingga peningkatan laba terus menunjukkan kenaikan.

Baca Juga  6.000 Siswa SLTA Kunjungi Open Visit UPI 2026, Kenalkan Fakultas dan Prodi Jenjang S1 Hingga S3

Selain itu, rasio kredit bermasalah (NPL) juga mengalami penurunan, serta dana murah terus meningkat, menandakan kondisi keuangan yang sehat dan prospektif.

“Secara keseluruhan kinerja Bank BJB Cabang Padalarang ini sangat baik. DPK, kredit, dan laba semuanya menunjukkan tren positif, bahkan NPL mengalami penurunan. Ini menjadi indikator bahwa pengelolaan berjalan optimal dan prospeknya ke depan cukup menjanjikan,” ujar Jajang.

Jajang menuturkan, Komisi III mendorong agar capaian positif tersebut dapat menjadi contoh bagi kantor cabang lainnya dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Baca Juga  Hari Lanjut Usia : Seribu Orang Lansia se Kecamatan Antapani Bandung Ikuti Gerak Jalan Santai

Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan kantor baru Bank BJB Cabang Padalarang.

Lebih lanjut dikatakannya, keberadaan kantor baru tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada nasabah.

“Kami mendorong agar pembangunan kantor ini segera diselesaikan. Kasihan nasabah yang selama ini beraktivitas di lokasi lama yang berada di dekat pasar, sehingga kurang nyaman. Padahal bangunan baru sudah ada, tinggal dimaksimalkan pemanfaatannya,” pungkasnya.

(Adi/adv)