Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan

Cibitung, BriliaNews.com – PT Indofarma (Persero) Tbk mengekspor lima kontainer produk unggulan ke Afganistan dari fasilitas produksi Indofarma di Cibitung.

Pengiriman tersebut menjadi bagian dari strategi BUMN ini dalam memperkuat kinerja dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui optimalisasi pasar global.

Prosesi pelepasan pengiriman ekspor dilakukan secara langsung oleh Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing dan disaksikan oleh Komisaris Indofarma, Didi Agus Mintadi, Direktur Operasional, Andi Prazos serta Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero), Arif Rahmawan Afandi.

Sahat Sihombing mengatakan, dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor, Indofarma akan terus
memperluas jangkauan pasar internasional, memperkuat kualitas produk, serta
menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, pemegang saham, dan bangsa Indonesia.

Baca Juga  Pelantikan Anggota DPRD Jawa Barat 2024-2029, Ade Ginanjar : Titip Persoalan PPDB dan Pengangguran

“Kami meyakini bahwa produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk
bersaing dan memperoleh kepercayaan di pasar global,” ujar Sahat Sihombing, Sabtu (20/6/2026).

Sementara itu Kepala Departemen Komersial Nasional Institusi PT Bio Farma (Persero) Arif Rahmawan Afandi menuturkan,
sebagai bagian dari ekosistem Bio Farma Group, Indofarma memperoleh dukungan melalui penguatan sinergi, kolaborasi, dan pengembangan kapabilitas bisnis untuk meningkatkan daya saing industri kesehatan nasional dan global.

“Terealisasinya ekspor ini merupakan bentuk kepercayaan Internasional kepada Indonesia, khususnya Industri Farmasi Indonesia dan juga wujud nyata mendukung Kesehatan Dunia,“ ujarnya.

Sementara itu, Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi menyatakan, keberhasilan mempertahankan aktivitas ekspor di tengah proses transformasi dan restrukturisasi perusahaan, merupakan indikator positif atas daya saing dan keberlangsungan bisnis Indofarma.

Baca Juga  Indonesia Tidak Akan Impor Lagi Vaksin COVID-19

Menurutnya, ekspor memiliki nilai strategis yang melampaui aspek komersial semata.

Selain memberikan kontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di pasar internasional, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi dan penguatan fundamental Indofarma.

Ia menambahkan, kedepan Indofarma akan terus melanjutkan transformasi bisnis secara konsisten melalui penguatan pasar ekspor, optimalisasi kapabilitas operasional, dan sinergi bersama Bio Farma Group.

“Upaya ini guna mewujudkan peningkatan kinerja yang berkelanjutan serta memperkuat posisi Perseroan sebagai bagian dari industri farmasi nasional yang berdaya saing global,” ucap Didi.

(Adi)