Peringatan Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/ 2026, Digelar di pelataran Candi Jiwa Dan Candi Blandongan Karawang

Kab. Karawang, BriliaNews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570 TB/ 2026, yang berlangsung di pelataran Candi Jiwa Dan Candi Blandongan Desa Segaran Kecamatan Batu Jaya Kabupaten Karawang, Minggu (14/6/2026).

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir untuk tidak berlebihan dalam memanfaatkan hasil bumi. Sikap yang berlebihan akan melahirkan kerusakan, kekacauan, peperangan, hingga kebencian secara turun menurun.

“Peperangan hari ini terjadi karena kebencian yang dipelihara dan diwariskan turun-temurun,” katanya.

Baca Juga  Pocari Sweat Run Indonesia 2022, Peserta Kelilingi Bangunan Bersejarah di Kota Bandung

Agar hal itu tidak terjadi, sebaiknya manusia mengedepankan rasa dan cinta sebagai dasar utama kehidupan.

“Orang yang mencintai rasa dan cinta, jangankan membunuh, menginjak rumput pun dia tak kuasa karena rasanya bersama semesta,” imbuh Dedi.

Selain itu, dengan rasa cinta, manusia membatasi diri dan memberikan ruang bagi orang lain.

“Orang yang membatasi diri adalah penenang selamanya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Upacara Pujabakti Waisak Jawa Barat 2570TB-2026 Yayang Tanuryadi, mengatakan, peringatan Waisak tingkat Jabar selalu dilakukan di komplek Candi Jiwa sejak 2008.

Baca Juga  Pemkot Bandung Dukung Perda Larangan LGBT

Yayang berharap, kedepan komplek Candi Jiwa dan Blandongan ini menjadi tujuan wisatawan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang berdekatan dengan komplek candi.

Hal yang sama juga disampaikan Dirjen Bimas Budha Kementerian Agama RI Supriyadi. Menurut Supriyadi, pihaknya saat ini berupaya dan merumuskan pemanfaatan candi-candi yang ada di Nusantara.

“Kita sedang upayakan dan perumusan pemanfaatan candi-candi untuk kepentingan keagamaan. Seluruh candi-candi yang ada di Indonesia akan semakin semarak,” pungkas Supriyadi.

(Ida)